ABSTRACT: The purpose of this study is to review and synthesize various scientific articles discussing mathematics curricula in various countries, in order to gain insights that can be used to strengthen mathematics curricula in Indonesia. This study is a descriptive qualitative study using a literature review approach (library research). This article aims to examine and compare mathematics curricula from several countries, both developed and developing, such as Finland, Japan, Singapore, Australia, and other countries. The method used is a literature review with a descriptive qualitative approach. Data was obtained through the stages of literature search and selection, using the Publish or Perish database to trace relevant scientific articles linked to the Google Scholar index. Data analysis was conducted using a thematic analysis approach, focusing on identifying and grouping information based on six elements of the mathematics curriculum: learning objectives, content, teaching approaches, competencies, evaluation, and curriculum systems. The results for mathematics curricula from 23 countries show diversity in terms of learning objectives, content, learning approaches, competencies developed, evaluation systems, and curriculum systems. Indonesia can adopt best practices from other countries, such as teacher role flexibility (Finland), process-based assessment and learning development (Netherlands), and contextualization of learning (Canada, Turkey). ABSTRAK: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji dan mensintesis berbagai artikel ilmiah yang membahas kurikulum matematika di berbagai negara, guna memperoleh wawasan yang dapat digunakan dalam penguatan kurikulum matematika di Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi literatur (library research). Artikel ini bertujuan untuk mengkaji dan membandingkan kurikulum matematika dari beberapa negara, baik maju maupun berkembang, seperti Finlandia, Jepang, Singapura, Australia, dan negara-negara lain. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui tahap pencarian dan seleksi literatur, basis data Publish or Perish digunakan untuk menelusuri artikel-artikel ilmiah yang relevan, terhubung dengan indeks Google Scholar. Proses analisis data dilakukan melalui pendekatan analisis tematik, yang difokuskan pada identifikasi dan pengelompokan informasi berdasarkan enam elemen kurikulum matematika: tujuan pembelajaran, isi materi, pendekatan pembelajaran, kompetensi, evaluasi, dan sistem kurikulum. Hasilnya terhadap kurikulum matematika dari 23 negara menunjukkan adanya keragaman dalam hal tujuan pembelajaran, isi materi, pendekatan pembelajaran, kompetensi yang dikembangkan, sistem evaluasi, dan sistem kurikulum. Indonesia dapat mengadopsi praktik-praktik unggul dari negara lain, seperti fleksibilitas peran guru (Finlandia), asesmen berbasis proses dan perkembangan belajar (Belanda), serta kontekstualisasi pembelajaran (Kanada, Turki).
Copyrights © 2026