Pada era digital sekarang ini, profesionalisme guru dihadapkan dengan sebuah tantangan. Guru dituntut untuk tidak hanya menguasai materi, namun juga perlu memiliki literasi digital yang kuat. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengindentifikasi tantangan serta hambatan literasi digital yang sedang dihadapi oleh guru pendidikan agama Kristen yang profesional. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi pustaka, penelitian ini menganalisis berbagai sumber seperti buku, jurnal dan artikel. Hasil dari penelitian ini di temukan bahwa profesionalisme guru pendidikan agama Kristen di era digital melingkupi kemampuan pedagogis, penguasaan teknologi serta dimensi etika dan relasi. Tantangan yang dihadapi adalah dengan adanya risiko distaksi digital, penyebaran berita palsu serta kesenjangan digital. Lalu peluangnya yaitu adanya akses materi yang lebih dalam serta metode pembelajaran yang lebih interaktif. Kolaborasi yang terjadi antara guru dan orang tua serta komunitas merupakan sebuah kunci dalam mendukung profesionalisme seorang guru pendidikan agama Kristen. Dengan demikian, penelitian ini berimplikasi pada perlunya mengembangkan kompetensi dari guru pendidikan agama Kristen secara terus-menerus, serta pelatihan dalam penggunaan teknologi dan juga pengintegrasian nilai-nilai Kristiani agar guru pendidikan agama Kristen dapat menjadi teladan yang membimbing dengan efektif dalam derasnya arus informasi digital.
Copyrights © 2026