Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem aplikasi mobile berbasis Android yang mendukung pendataan aset rambu jalan secara efisien, khususnya di wilayah dengan kendala sinyal internet (blank-spot) seperti di Kabupaten Katingan. Selain itu, penelitian ini bertujuan menyediakan dashboard publik berbasis web sebagai media pemantauan status dan lokasi rambu secara real-time serta sarana pelaporan kerusakan bagi masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan pengembangan perangkat lunak dengan arsitektur offline-first. Data pendataan yang meliputi koordinat GPS otomatis, foto, dan deskripsi disimpan terlebih dahulu di database lokal perangkat menggunakan Room Database. Sinkronisasi data ke server dilakukan secara otomatis di latar belakang menggunakan WorkManager segera setelah perangkat mendeteksi koneksi internet yang stabil. Pengujian fungsionalitas dilakukan melalui uji coba lapangan terbatas untuk mengukur tingkat akurasi koordinat, keberhasilan sinkronisasi, dan kepuasan pengguna (Customer Satisfaction Score - CSAT). Penelitian ini menghasilkan prototipe aplikasi pendataan rambu yang mampu bekerja secara optimal meskipun tanpa koneksi internet di lokasi pendataan. Fitur utama yang diimplementasikan meliputi penangkapan koordinat GPS otomatis dengan teknik point averaging untuk meningkatkan akurasi, integrasi peta offline, serta dashboard visual untuk pimpinan dan publik. Hasil pengujian diharapkan dapat menekan angka keterlambatan pelaporan (backlog) hingga di bawah 10% dan mencapai target sinkronisasi data dalam 24 jam sebesar ≥ 90%. Implementasi sistem ini memberikan solusi praktis bagi Dinas Perhubungan Kabupaten Katingan dalam mewujudkan digitalisasi pelayanan publik yang inklusif dan adaptif.
Copyrights © 2026