Hipkin Journal of Educational Research
Vol. 3 No. 1 (2026): Hipkin Journal of Educational Research, April 2026

Implementation of Informatics curriculum at SMP Kartika XIX-2 Bandung

Saepudin, Zaenal Rifa’i (Unknown)



Article Info

Publish Date
24 Apr 2026

Abstract

Computer Science education is not merely a supplement but an essential component in the overall improvement of educational quality. This research aims to study the implementation of the Informatics curriculum at SMP Kartika XIX-2 Bandung in the context of the Kurikulum Merdeka. The study uses a descriptive, qualitative approach, with in-depth interviews and field observation. The findings show that Informatics learning is conducted using the Project-Based Learning (PjBL) approach, with an emphasis on hands-on practice such as using Microsoft Office and simple data analysis. Although a computer laboratory and a dedicated Informatics teacher are not available, teachers still strive to adjust the material to make it relevant and easily understandable for students. The biggest challenge arises from the students' character, which is heavily influenced by digital culture, as well as the decline in manners and etiquette. The students have shown critical thinking skills and have started producing educational digital works. This research provides a clear picture of the implementation of the Informatics curriculum at the junior high school level and offers valuable insights for the development of contextual, adaptive, and future-oriented curricula.   Abstrak Pendidikan Informatika tidak hanya berfungsi sebagai pelengkap, tetapi sebagai komponen esensial dalam pengembangan kualitas pendidikan secara menyeluruh. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji proses perancangan dan pelaksanaan kurikulum Informatika di SMP Kartika XIX-2 Bandung dalam konteks Kurikulum Merdeka. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara mendalam dan observasi langsung di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran Informatika dilaksanakan dengan pendekatan Project-Based Learning (PjBL), dengan penekanan pada praktik langsung seperti penggunaan Microsoft Office dan analisis data sederhana. Meskipun belum tersedia laboratorium komputer dan guru khusus Informatika, guru tetap berupaya menyesuaikan materi agar relevan dan mudah dipahami murid. Tantangan terbesar datang dari karakter murid yang sangat terpengaruh oleh budaya digital serta menurunnya adab atau sikap sopan. Murid dinilai sudah menunjukkan kemampuan berpikir kritis dan mulai menghasilkan karya digital edukatif. Penelitian ini memberikan gambaran nyata mengenai implementasi kurikulum Informatika di tingkat SMP dan menjadi masukan penting bagi pengembangan kurikulum yang kontekstual, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan abad 21. Kata Kunci: Kurikulum Merdeka; keterampilan digital; pembelajaran berbasis proyek; pembelajaran Informatika

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

hipkin-jer

Publisher

Subject

Humanities Education Social Sciences

Description

Hipkin Journal of Educational Research (Hipkin JER) e ISSN: 3047-5309 p ISSN: 3047-535X published by the Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia (HIPKIN)/Indonesian Curriculum Developer Association in collaboration with the Curriculum Development Study Program, Faculty of Education, Universitas ...