Kinerja organisasi sangat dipengaruhi oleh kualitas sumber daya manusia, di mana efektivitas dan efisiensi kerja menjadi penentu utama. Di era digital, penggunaan teknologi informasi seperti Sistem Informasi Manajemen Nikah (SIMKAH) pada Kantor Urusan Agama (KUA) telah mengubah pola layanan pernikahan. Namun, kinerja pegawai tidak hanya bergantung pada teknologi, melainkan juga pada kompetensi yang dimiliki serta tingkat kepuasan kerja. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya memahami interaksi antara kompetensi, teknologi informasi, kepuasan kerja, dan kinerja pegawai di 40 KUA Kabupaten Cirebon. Tujuan penelitian untuk menganalisis pengaruh langsung dan tidak langsung kompetensi pegawai serta penggunaan teknologi informasi terhadap kinerja pegawai KUA dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi. Jenis penelitian yang akan digunakan adalah deskriptif kuantitatif yang akan diuji secara statistik, dengan menggunakan uji metode penelitian ekplanatori untuk mengetahui hubungan antara variabel independen terhadap variabel dependen dengan variabel mediasi sebagai mediator. Penelitian ini menggunakan alat pengolah data berupa perangkat lunak Partial Least Square (PLS) yang dioperasikan melalui perangkat lunak Smart PLS 4. Populasi dalam penelitian ini adalah pegawai KUA di Kabupaten Cirebon yang berjumlah 267 pegawai. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik sampling multistage random sampling dengan memakai rumus slovin sehingga diperoleh 160 sampel. Hasil penelitian ini yaitu Kompetensi Pegawai, Penggunaan Teknologi Informasi dan Kepuasan Kerja berpengaruh secara signifikan terhadap Kinerja Pegawai, Kompetensi Pegawai berpengaruh secara signifikan terhadap Kepuasan Kerja, Penggunaan Teknologi Informasi tidak memiliki pengaruh terhadap Kepuasan Kerja, Kepuasan Kerja memediasi pengaruh antara Kompetensi Pegawai terhadap Kinerja Pegawai, dan Kepuasan Kerja tidak memediasi pengaruh antara Penggunaan Teknologi Informasi terhadap Kinerja Pegawai.
Copyrights © 2026