Snack bar merupakan salah satu camilan padat energi yang mudah dikonsumsi balita dan dapat menjadi sumber nutrisi tambahan dalam pemenuhan kebutuhan harian. Kombinasi bahan lokal seperti tepung ubi jalar kuning (Ipomea batatas L) dan tepung kedelai memungkinkan pengayaan kandungan protein, serat, serta peningkatan kualitas fisik dan karakteristik organoleptik produk. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh substitusi tepung ubi jalar kuning dan tepung kedelai terhadap mutu protein, mutu fisik, dan mutu organoleptik snack bar yang diformulasikan khusus untuk balita. Parameter mutu protein merujuk pada metode evaluasi kualitas protein. termasuk kandungan protein total dan potensi ketersediaan hayatinya. Selain itu, mutu organoleptik dianalisis dengan pendekatan sensoris berbasis panelis terlatih, sebagaimana direkomendasikan dalam penelitian-penelitian terkait persepsi sensorik makanan dan dinamika flavor. Hasil penelitian diharapkan menghasilkan formulasi snack bar alternatif yang lebih bergizi, aman, dan diterima oleh balita.
Copyrights © 2026