Studi ini bertujuan untuk memahami konstruksi budaya kerja dalam manajemen KOL sebagai praktik komunikasi yang berkembang dalam ekosistem pemasaran digital di Indonesia. Pendekatan kualitatif dengan metode etnografi digunakan untuk menangkap pengalaman, interaksi, dan makna yang dibangun oleh para aktor di dalamnya. Data dikumpulkan melalui observasi partisipan, wawancara mendalam, dokumentasi, dan studi literatur, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Spesialis KOL bertindak sebagai mediator strategis yang menjembatani kepentingan brand dan KOL. Peran ini mendorong pembentukan pola komunikasi adaptif yang memungkinkan negosiasi berkelanjutan dalam proses kerja. Dinamika ini memunculkan norma kerja fleksibel yang tetap berorientasi pada profesionalisme dan pencapaian target. Kepercayaan adalah fondasi utama dalam menjaga keberlanjutan hubungan kerja dan menentukan keberhasilan kampanye. Temuan ini menegaskan bahwa budaya kerja manajemen KOL tidak hanya dibentuk oleh sistem kerja digital, tetapi juga oleh praktik komunikasi yang mampu menyeimbangkan fleksibilitas dan tanggung jawab profesional. Penelitian ini diharapkan dapat memperkaya studi komunikasi organisasi dalam konteks industri digital sekaligus memberikan pemahaman empiris tentang transformasi budaya kerja dalam profesi berbasis platform.
Copyrights © 2026