Artikel ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan fokus pada deskripsi dan interpretasi mendalam terhadap fenomena seni, khususnya analisis terhadap karya seni digital Bli Putu Angga yang memadukan karakter Zorro, seorang samurai dari Jepang, dengan ornamen-ornamen Bali. Pilihan metode penelitian mengadopsi pendekatan semiotika Ferdinand de Saussure sebagai kerangka teoretis utama untuk mengungkap makna dan konstruksi simbolik dalam lukisan tersebut secara lebih formal. Melalui analisis semiotika, penelitian ini menelusuri simbol-simbol yang digunakan oleh seniman, memandang setiap elemen, warna, dan bentuk sebagai penanda yang merujuk pada konsep atau ide tertentu. Selain itu, penelitian juga menggali makna-makna tersirat di balik setiap elemen dalam lukisan, mengikuti prinsip hubungan antara signifier dan signified menurut Saussure. Dengan fokus pada difusi nusantara dalam seni karya luar, penelitian ini berharap memberikan kontribusi mendalam pada pemahaman tentang bagaimana seni lukis digital mencerminkan proses tersebut dan makna tersembunyi di dalamnya.
Copyrights © 2026