Perkembangan globalisasi dan kemajuan teknologi informasi menghadirkan tantangan serius dalam kehidupan keberagamaan generasi muda, antara lain menguatnya sikap eksklusif dan intoleran. Kondisi ini menuntut peran strategis lembaga pendidikan Islam dalam menanamkan nilai-nilai moderasi beragama sejak dini. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi dan internalisasi nilai moderasi beragama di SMP Al-Madina Boarding School Wonosobo sebagai lembaga pendidikan Islam berbasis pesantren. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi terhadap kurikulum, program pendidikan, serta budaya sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi moderasi beragama dilakukan secara integratif melalui sistem all days school yang memadukan pendidikan formal dan pesantren. Nilai moderasi beragama, meliputi nilai komitmen kebangsaan, toleransi, sikap anti-kekerasan, dan akomodatif terhadap budaya lokal, ditanamkan melalui kurikulum integratif, pembiasaan ibadah, kajian keislaman berbasis ahlussunnah wal jama’ah, penguatan karakter, serta pengembangan life skill dan budaya sekolah. Model ini efektif membentuk peserta didik yang religius, moderat, dan berwawasan kebangsaan.
Copyrights © 2026