Bullying atau perundungan merupakan salah satu bentuk kekerasan yang terjadi di sekolah. Bullying merupakan bentuk perilaku kekerasan dengan adanya kekuasaan untuk menyakti seseorang atau sekolompok secara verbal, fisik maupun psikologis. Tujuan penelitian ialah mengetahui bagaimana Peran Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam menangani terjadinya bullying di SD Negeri 15 Lalembuu Konawe Selatan dan factor apa saja penyebab terjadinya bullying di SD Negeri 15 Lalembuu Konawe Selatan. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif yaitu sebuah produser penelitian berdasarkan data deskriptif berupa lisan dan tertulis dari subjek penelitian atau informan. Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri 15 Lalembuu Konawe Selatan. Teknik pengumpulan datanya yaitu dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan guru pendidikan agama Islam dan peserta didik kelas VI. Adapun teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Adapun hasil penelitian ini ialah Peran guru Pendidikan Agama Islam dalam menangani kasus bullying tersebut dengan cara menasehati kepada peserta didik yang melakukan pembullyian tersebut, setelah itu memberikan hukuman yang mendidik kepada peserta didik, dan memanggil orang tua jika seorang peserta didik sudah melakukan bullying sebanyak tiga kali. Faktor terjadinya bullying di SD Negeri 15 Lalembuu terjadi karena faktor eksternal ataupun internal, seorang peserta didik kurang mendapat perhatian dari seorang guru, faktor keluarga, ekonomi, dan lainnya.
Copyrights © 2023