Pendidikan dalam Islam memandang manusia sebagai entitas yang memiliki peran ganda, yakni sebagai subjek dan objek dalam proses pendidikan. Sebagai subjek, manusia memiliki tanggung jawab untuk mencari, mengembangkan, dan menyebarkan ilmu pengetahuan yang berlandaskan nilai-nilai Islam. Hal ini sesuai dengan kedudukannya sebagai khalifah di bumi yang dibekali akal, hati, dan kemampuan berpikir untuk mencapai derajat yang tinggi di sisi Allah Swt. Sebaliknya, sebagai objek, manusia memerlukan proses pendidikan yang berkelanjutan guna membentuk akhlak, spiritualitas, serta kecerdasan intelektual. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara komprehensif bagaimana peran manusia sebagai subjek dan objek pendidikan dalam perspektif Islam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Sumber data diperoleh dari berbagai referensi seperti Al-Qur'an, hadis, tafsir, serta penelitian terdahulu. Hasil kajian menunjukkan bahwa Islam menekankan keseimbangan antara upaya manusia dalam mencari ilmu dengan bimbingan ilahiah melalui proses pendidikan. Pendidikan tidak hanya ditujukan untuk transformasi pengetahuan, tetapi juga untuk membentuk karakter yang mulia sesuai fitrah insani. Oleh karena itu, pendidikan Islam harus dirancang untuk mendukung kedua peran manusia tersebut, baik dalam konteks formal maupun informal. Pemahaman akan dua dimensi manusia jasmani dan ruhani merupakan kunci dalam pelaksanaan pendidikan yang holistik, sehingga tercipta generasi yang berilmu, beriman, dan bertanggung jawab terhadap tugas kekhalifahan di muka bumi.
Copyrights © 2025