Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk menganalisis wacana berita berjudul "Seruan Pematangsiantar: Civitas Akademika UHNP Mendesak Pemerintah Menutup PT Toba Pulp Lestari (PT TPL)" yang dimuat di media online dekrit.id pada 10 November 2025. Sementara peneliti bertindak sebagai alat utama, metode pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi dan observasi. Mikrostruktur, makrostruktur, dan superstruktur adalah tiga struktur wacana yang menjadi fokus analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tingkat makrostruktur, wacana menampilkan tema utama: seruan moral civitas akademika Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar (UHNP) untuk meminta pemerintah untuk menutup PT TPL demi hak masyarakat adat dan lingkungan. Teks berita disusun secara sistematis pada tingkat superstruktur, mulai dari pembuka, isi, dan penutup yang menunjukkan komitmen terus menerus terhadap perjuangan. Karena itu, wacana berita tersebut tidak hanya berfungsi sebagai penyebaran informasi, tetapi juga sebagai sarana untuk membentuk opini publik dan kritik sosial terhadap ketidakadilan ekologis. Pada tingkat mikrostruktur, ditemukan penggunaan kata-kata yang bernuansa ideologis, pronomina kolektif, kalimat deklaratif dan persuasif, dan metafora yang memperkuat legitimasi moral, religius, dan kultural terhadap tuntutan penutupan PT TPL.
Copyrights © 2020