Tujuan artikel ini adalah memaparkan implementasi Kurikulum Merdeka berbasis komunitas di Madrasah Lampung Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi lapangan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil kajian menunjukkan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka berbasis komunitas berjalan dengan baik, berkat dukungan berbagai pihak seperti Loka Diklat Bandar Lampung, Kemenag, Kapokjawas, Widya Swara, Pengawas Madrasah, Penmad, Kepala Madrasah, Waka Madrasah, Dewan Guru, serta dosen dari STAI Nahdlatul Ulama Lampung.
Copyrights © 2025