Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh model pembelajaran berbasis proyek (ProjectBased Learning/PjBL) yang diintegrasikan dengan kearifan lokal Tri Hita Karana terhadap kemampuan siswa kelas IV dalam mengidentifikasi unsur-unsur bangun ruang serta keterampilan kolaboratif mereka di salah satu sekolah dasar di Gugus V, Kecamatan Busungbiu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu tipe nonequivalent control group design. Sampel penelitian terdiri dari 42 siswa yang terbagi ke dalam kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Instrumen yang digunakan meliputi tes kognitif untuk mengukur pemahaman konsep bangun ruang dan lembar observasi untuk menilai kemampuan kolaborasi. Hasil analisis data melalui uji-t menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok, di mana kelas yang memperoleh pembelajaran dengan model PjBL berbasis kearifan lokal menunjukkan hasil yang lebih tinggi dalam aspek kognitif maupun kolaboratif. Temuan ini menegaskan pentingnya penerapan model pembelajaran kontekstual berbasis budaya lokal sebagai bentuk inovasi pedagogis dalam mendukung pengembangan kompetensi abad ke-21 di jenjang sekolah dasar.
Copyrights © 2025