Perusahaan manufaktur menghadapi tekanan untuk menjaga mutu operasional sekaligus mencapai kinerja keuangan yang stabil. Penerapan Total Quality Management sering digunakan sebagai upaya peningkatan kualitas, namun efektivitasnya terhadap kinerja keuangan masih menunjukkan hasil yang beragam. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara penerapan Total Quality Management dan kinerja keuangan dengan mempertimbangkan kualitas kinerja sebagai variabel perantara pada PT Tirta Alam Segar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif melalui penyebaran kuesioner kepada 51 responden. Data dianalisis dengan metode Partial Least Square–Structural Equation Modeling. Hasil pengujian menunjukkan bahwa penerapan Total Quality Management memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas kinerja. Sebaliknya, pengaruh Total Quality Management terhadap kinerja keuangan tidak terbukti signifikan. Kualitas kinerja juga tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan. Pengujian efek tidak langsung mengindikasikan bahwa kualitas kinerja tidak berperan sebagai variabel mediasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan Total Quality Management belum mampu memberikan dampak nyata terhadap kinerja keuangan, baik secara langsung maupun melalui peningkatan kualitas kinerja. Oleh karena itu, diperlukan penguatan integrasi antara manajemen mutu, pengelolaan kinerja, dan strategi keuangan agar perbaikan kualitas internal dapat berkontribusi terhadap pencapaian kinerja keuangan perusahaan.
Copyrights © 2026