Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penggunaan albendazole terhadap kasus trematodiasis pada sapi potong di Kelompok Peternak Jati Mulyo, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas. Sebanyak 23 ekor sapi potong digunakan sebagai sampel penelitian yang diuji menggunakan metode sedimentasi dan uji McMaster untuk mengidentifikasi keberadaan telur cacing trematoda. Perlakuan dilakukan dengan pemberian albendazole secara oral pada dosis 1 ml per 12 kg bobot badan, dan pengambilan sampel dilakukan pada hari ke-15, ke-30, dan ke-60 setelah pengobatan. Hasil pemeriksaan menunjukkan prevalensi trematodiasis sebelum pengobatan sebesar 73,91%, yang menurun menjadi 43,47% pada hari ke-15, 39,13% pada hari ke-30, dan sedikit meningkat menjadi 43,47% pada hari ke-60 sehingga persentase prevalensi di Kelompok Peternak Jati Mulyo Kecamatan Sumbang Kabupaten Banyumas 48,86 %. Jenis cacing trematoda yang teridentifikasi adalah Fasciola sp. dan Paramphistomum sp. Uji Chi-square menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,664 (p>0,05), yang berarti tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pemberian albendazole dengan penurunan kasus trematodiasis. Meskipun demikian, penurunan prevalensi paling optimal terjadi pada hari ke-30 setelah pengobatan.
Copyrights © 2025