Paparan asap rokok diketahui dapat memicu stres oksidatif yang berujung pada peningkatan sitokin proinflamasi, salah satunya interleukin-6 (IL-6). Peningkatan IL-6 berperan dalam terjadinya inflamasi sistemik dan berbagai penyakit kronis. Bunga telang (Clitoria ternatea) mengandung senyawa antioksidan, terutama antosianin, yang berpotensi menekan proses inflamasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak etanol bunga telang terhadap kadar IL-6 pada tikus putih jantan galur Wistar yang dipapar asap rokok.Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan rancangan Post Test Only Control Group Design. Subjek penelitian terdiri atas 25 ekor tikus putih jantan galur Wistar yang dibagi ke dalam lima kelompok, yaitu kontrol normal, kontrol negatif (paparan asap rokok), kontrol positif (aspirin), serta dua kelompok perlakuan ekstrak etanol bunga telang dosis 200 mg/kgBB dan 400 mg/kgBB. Perlakuan diberikan selama 14 hari, kemudian dilakukan pengukuran kadar IL-6 serum menggunakan metode ELISA. Data dianalisis menggunakan uji One Way ANOVA dan uji lanjut Post Hoc LSD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar IL-6 tertinggi terdapat pada kelompok kontrol negatif. Pemberian aspirin serta ekstrak etanol bunga telang dosis 200 mg/kgBB dan 400 mg/kgBB secara signifikan menurunkan kadar IL-6 dibandingkan kelompok kontrol negatif (p < 0,05). Dosis 400 mg/kgBB menunjukkan penurunan kadar IL-6 yang lebih mendekati kelompok kontrol normal. Pemberian ekstrak etanol bunga telang berpengaruh dalam menurunkan kadar IL-6 pada tikus putih jantan galur Wistar yang dipapar asap rokok, dengan dosis 400 mg/kgBB sebagai dosis yang lebih efektif.
Copyrights © 2026