Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas arang aktif yang dihasilkan dari tempurung kelapa dalam menurunkan kadar amonia (NH3) pada limbah cair domestik. Limbah cair yang mengandung amonia dapat menyebabkan pencemaran lingkungan dan berdampak negatif terhadap ekosistem. Oleh karena itu, diperlukan metode yang efisien untuk mengurangi kadar amonia. Dalam penelitian ini, arang aktif dibuat melalui proses karbonisasi tempurung kelapa dan diuji kemampuannya sebagai adsorben. Penelitian dilakukan secara eksperimental dengan variasi massa arang aktif sebesar 600 mg, 800 mg, dan 1 g. Hasil penelitian menunjukkan bahwa arang aktif tempurung kelapa memenuhi spesifikasi karbon aktif Standar Industri Indonesia (SNI No. 06-3730-1995) dengan kadar air 3%, kadar abu 6%, kadar zat terbang 14%, dan kadar karbon aktif murni 77%. Penurunan kadar amonia yang diperoleh adalah 59,76% untuk massa 600 mg, 61,1% untuk massa 800 mg, dan 67,59% untuk massa 1 g. Hasil ini menunjukkan bahwa arang aktif tempurung kelapa memiliki potensi yang baik sebagai adsorben untuk pengolahan limbah cair yang mengandung amonia. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan teknologi pengolahan limbah yang lebih ramah lingkungan dan memanfaatkan sumber daya lokal secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026