Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Physical-Chemical Characterization of Activated Charcoal from Coconut Shells as an Adsorbent in Reducing Ammonia (NH₃) Content in Nickel Industry Liquid Waste NIngrum, Resti Ayu; Salawali, Rismul Trianto; Arief, Maipha Deapati; A’Ban, Jamaluddin Gesrianto; Saparullah, Saparullah; Putri, Alfridha Dwi
Jurnal Sains dan Teknik Terapan Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Sains dan Teknik Terapan
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, AK-Manufaktur Bantaeng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to evaluate the effectiveness of activated charcoal produced from coconut shells in reducing ammonia (NH3) levels in domestic wastewater. Liquid waste containing ammonia can cause environmental pollution and negatively impact ecosystems. Therefore, an efficient method is needed to reduce ammonia levels. In this study, activated charcoal was made through the carbonization process of coconut shells and tested for its ability as an adsorbent. The research was conducted experimentally with variations in the mass of activated charcoal of 600 mg, 800 mg, and 1 g. The research results show that coconut shell activated charcoal meets the specifications of Indonesian Industrial Standard (SNI No. 06-3730-1995) with a moisture content of 3%, ash content of 6%, volatile matter content of 14%, and pure activated carbon content of 77%. The reduction in ammonia content obtained was 59.76% for a mass of 600 mg, 61.1% for a mass of 800 mg, and 67.59% for a mass of 1 g. These results indicate that activated coconut shell charcoal has good potential as an adsorbent for the treatment of liquid waste containing ammonia. This research is expected to contribute to the development of more environmentally friendly waste treatment technologies and the sustainable use of local resources.
Systematic Literature Review: Phytochemistry and Antimalarial Activity of Carrica Papaya Linn Merna, Diana; Arief, Maipha Deapati; Keruru, Maria N.; Noywuli, Nicolaus; Kase, Inggrid; Simo, Daniel
Jurnal Kridatama Sains dan Teknologi Vol 7 No 02 (2025): Jurnal Kridatama Sains dan Teknologi
Publisher : Universitas Ma'arif Nahdlatul Ulama Kebumen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53863/kst.v7i02.1653

Abstract

Papaya leaves (Carica papaya L.) have been trusted and proven to antimalarial activity. Currently review information on morphology, phytochemical and pharmacology aspects of the papaya plant (Carica papaya L). Based on a literature study on papaya plants (Carica papaya L.) summarized from ScienceDirect, Google Scholar, Springer with search keys morphology, phytochemical, antimalarial, Carica papaya L, plasmodium falciparum, papaya leaf extract has antimalarial activity against plasmodium falciparum. Qualitative phytochemical analysis of papaya leaf extract (Carica papaya L) showed the presence of alkaloids, flavonoids, saponins, tannins, and glycosides. Flavonoids showed antimalarial activity against P. falcifarum which inhibited the entry of L-glutamine and myoinositol into infected erythrocytes during the intraerthrocytic phase of the Plasmodium life cycle.
Physical-Chemical Characterization of Activated Charcoal from Coconut Shells as an Adsorbent in Reducing Ammonia (NH₃) Levels in Industrial Liquid Waste Ningrum, Resti Ayu; Salawali, Rismul Trianto; Arief, Maipha Deapati; A'ban, Jamaluddin Gesrianto; Mahdiah, Mahdiah
Jurnal Sains dan Teknik Terapan Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Sains dan Teknik Terapan
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, AK-Manufaktur Bantaeng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas arang aktif yang dihasilkan dari tempurung kelapa dalam menurunkan kadar amonia (NH3) pada limbah cair domestik. Limbah cair yang mengandung amonia dapat menyebabkan pencemaran lingkungan dan berdampak negatif terhadap ekosistem. Oleh karena itu, diperlukan metode yang efisien untuk mengurangi kadar amonia. Dalam penelitian ini, arang aktif dibuat melalui proses karbonisasi tempurung kelapa dan diuji kemampuannya sebagai adsorben. Penelitian dilakukan secara eksperimental dengan variasi massa arang aktif sebesar 600 mg, 800 mg, dan 1 g. Hasil penelitian menunjukkan bahwa arang aktif tempurung kelapa memenuhi spesifikasi karbon aktif Standar Industri Indonesia (SNI No. 06-3730-1995) dengan kadar air 3%, kadar abu 6%, kadar zat terbang 14%, dan kadar karbon aktif murni 77%. Penurunan kadar amonia yang diperoleh adalah 59,76% untuk massa 600 mg, 61,1% untuk massa 800 mg, dan 67,59% untuk massa 1 g. Hasil ini menunjukkan bahwa arang aktif tempurung kelapa memiliki potensi yang baik sebagai adsorben untuk pengolahan limbah cair yang mengandung amonia. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan teknologi pengolahan limbah yang lebih ramah lingkungan dan memanfaatkan sumber daya lokal secara berkelanjutan.