Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial di era digital harus mengalami transformasi pada penggunaan media, pendekatan, dan model pembelajaran untuk dapat menjawab tantangan abad ke-21. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk menyelidiki optimalisasi media digital di pembelajaran IPS melalui penerapan model pembelajaran PBL berbasis konstruktivisme terhadap kemampuan berpikir kritis siswa SMP. Artikel ini disusun dengan menggunakan metode studi literatur (library research), yaitu dengan menelaah dan menganalisis berbagai referensi ilmiah yang relevan melalui basis data ilmiah seperti Google Scholar, Garuda, Scopus, dan repositori kampus. Tujuannya adalah untuk menyintesis temuan empiris dari berbagai penelitian yang telah dilakukan selama 10 tahun terakhir (2014–2024), sehingga diperoleh gambaran utuh mengenai pembelajaran IPS dengan pendekatan media digital, Problem-Based Learning (PBL), konstruktivisme, serta pengembangan kemampuan berpikir kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media digital interaktif yang dipadukan dengan PBL model berpengaruh signifikan pada kemampuan berpikir kritis siswa. Hal ini menunjukkan bahwa media, model pembelajaran, dan pendekatan konstruktivisme dapat menciptakan lingkungan pembelajaran yang lebih aktif, reflektif, dan kontekstual. Berdasarkan hasil penelitian, guru IPS dihimbau untuk lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi dan menerapkan model pembelajaran berbasis masalah untuk mendorong kemampuan berpikir kritis siswa.
Copyrights © 2025