Artikel ini meneliti transformasi misiologi di era 5.0, menggunakan metode studi pustaka untuk menganalisis dampak kemajuan teknologi dan perubahan sosial terhadap penginjilan. Hasil penelitian menunjukkan perlunya strategi penginjilan yang inovatif dan relevan dengan budaya digital, serta pentingnya integritas rohani individu dalam menjalankan misi. Tantangan seperti materialisme, cyberbullying, dan akses mudah ke konten dewasa dibahas sebagai hambatan, menekankan perlunya pendekatan kontekstual dan komprehensif dalam memberitakan Injil di era ini.
Copyrights © 2025