AL Fikrah: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam.
Vol 2 No 2 (2022): Alfikrah

CONTEMPORARY CRITIQUES ON SYAḤRÛR’S METHODOLOGY TO QUR’ANIC STUDIES

Badrus Samsul Fata (STAI Binamadani)
A Rafik Zainul Mun'im (Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia, Jakarta)



Article Info

Publish Date
22 Aug 2022

Abstract

Abstract Melalui al-Kitâb wa al-Qur’ân Qira’âh Mu’âṣirah, Syaḥrûr mengajukan kerangka metodologi studi al-Qur’an yang mengundang banyak kontroversial, sebab menggabungkan pendekatan linguistik klasik non-mainstream dengan pendekatan linguistik Barat modern. Artikel ini mengulik pendekatan historis-ilmiah (al-manhaj al-târîkhi al-’ilmî), tokoh linguistik modern yang mempengaruhinya, sekaligus kritik akademis dari para sarjana al-Qur’an kontemporer atasnya. Melalui pendekatan historis ilmiah dengan basis teori anti sinonimitas (lâ tarâdufa fî al-kalimah), Syaḥrûr mengklaim mampu menawarkan kebaruan dalam reinterpretasi al-Qur’an. Akan tetapi, para kritikus justru menilai kerangka metodologi Syaḥrûr telah menyalahi konsensus dan bahkan secara keliru memahami teori-teori linguistik, khususnya teori anti-sinonimitas (lâ tarâdufa fî al-kalimah), yang dianggit para linguistik Arab klasik semisal Ibnu al-A‘rabî (w. 231H), Abû al-‘Abbâs Ṣa’lab (w. 291 H), Abu Bakar al-Anbârî (w. 328H), Ibnu Fâris (395H), Abû Hilâl al-‘Askarî (w. 395H), Abû ‘Alî al-Fârisî (w. 377H), dan Ibnu Jinnî (w. 392H). Para kritikus menegaskan, penisbatan teori anti-sinonimitas Syaḥrûr kepada tokoh-tokoh linguistik Arab klasik di atas terbukti bersifat bias dan prematur, sehingga justru mereduksi dan mengaburkan makna al-Qur’an itu sendiri.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

Alfikrah

Publisher

Subject

Education

Description

Al Fikrah: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Program Magister Pendidikan Agama Islam Institut Binamadani Indonesia. Bidang kajian jurnal ini mencakup: 1. Konsep dan pemikiran tokoh pendidikan Islam 2. Pemikiran kontemporer pendidikan Islam 3. ...