Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktualisasi konsep warga negara global dalam perspektif Pendidikan kewarganegaraan di Indonesia. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah dosen dan mahasiswa PKn, Metode pengumpulan data: observasi, wawancara dan dokumentasi. Validitasnya menggunakan triangulasi sumber dan metode. Analisis data menggunakan teknik analisis interaktif. Hasil observasi di lapangan ditemukan bahwa dosen ketika menyampaikan materi Pendidikan kewarganegaraan kurang mampu menyampaikannya secara menarik dan kurang mampu mengembangkan materi dengan fenomena yang terjadi saat ini sehingga daya tarik mahasiswa kurang maksimal. Dampaknya, ketika diadakan evaluasi hasilnya juga kurang maksimal. Dari hasil wawancara dengan dosen dan mahasiswa PKn diperoleh informasi bahwa dosen kurang menguasai materi, dosen kurang mampu menghubungkan materi ketatanegaraan dengan perkembangan global. Kesimpulannya: aktualisasi konsep warga negara global dalam perspektif Pendidikan kewarganegaraan di Indonesia mutlak diperlukan karena warga negara Indonesia merupakan bagian dari warga negara global. This research aims to describe the actualization of the concept of global citizenship from the perspective of citizenship education in Indonesia. The type of research used is descriptive qualitative. Research subjects were Civics lecturers and students. Data collection methods: observation, interviews and documentation. Its validity uses triangulation of sources and methods. Data analysis uses interactive analysis techniques. The results of observations in the field found that lecturers when delivering citizenship education material were less able to convey it in an interesting way and less able to develop the constitutional material with current phenomena so that student attraction was less than optimal. As a result, when an evaluation was carried out the results were also less than optimal. From the results of interviews with Civics lecturers and students, information was obtained that lecturers lacked mastery of the material, lecturers were less able to connect the material with global developments. In conclusion: actualizing the concept of global citizenship from the perspective of citizenship education in Indonesia is absolutely necessary because Indonesian citizens are part of global citizenship.
Copyrights © 2023