Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan Model Pembelajaran Portofolio (MPP) dalam meningkatkan aktivitas dan hasil belajar peserta didik di SMK 2 Mei Bandar Lampung. Aktivitas dan hasil belajar merupakan dua aspek krusial dalam proses pendidikan yang seringkali menjadi tantangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan desain penelitian tindakan atau kuasi-eksperimen untuk mengukur dampak implementasi model terhadap variabel terikat. Temuan menunjukkan bahwa MPP secara signifikan meningkatkan rata-rata skor aktivitas belajar siswa, terutama dalam aspek disiplin, tanggung jawab, dan kemandirian, yang merupakan ciri khas pendidikan karakter. Selain itu, terjadi peningkatan yang substansial pada hasil belajar kognitif dan keterampilan (psikomotorik) peserta didik setelah intervensi. Peningkatan ini membuktikan bahwa Model Pembelajaran Portofolio, melalui tugas dan penilaian yang bersifat otentik dan berkelanjutan, efektif untuk mengintegrasikan aspek pengetahuan, sikap, dan keterampilan peserta didik. Hasil penelitian ini merekomendasikan agar MPP dapat dipertimbangkan sebagai salah satu model utama dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) untuk menguatkan kompetensi abad ke-21. Abstract This study aims to analyze the effectiveness of the implementation of the Portfolio Learning Model (MPP) in improving student activities and learning outcomes at SMK 2 Mei Bandar Lampung. Activities and learning outcomes are two crucial aspects in the educational process that often pose challenges. This study uses a descriptive quantitative approach with an action research or quasi-experimental design to measure the impact of the model implementation on the dependent variable. The findings indicate that the MPP significantly increases the average score of student learning activities, especially in the aspects of discipline, responsibility, and independence, which are the hallmarks of character education. In addition, there is a substantial increase in students' cognitive learning outcomes and skills (psychomotor) after the intervention. This increase proves that the Portfolio Learning Model, through authentic and continuous tasks and assessments, is effective in integrating aspects of student knowledge, attitudes, and skills. The results of this study recommend that the MPP can be considered as one of the main models in Pancasila and Citizenship Education (PPKn) learning to strengthen 21st-century competencies.
Copyrights © 2025