Program Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilaksanakan di SMK Ma’arif Terpadu Cicalengka, Kabupaten Bandung. Mitra menghadapi kendala serius berupa inefisiensi tata kelola mutu yang masih berbasis kertas, risiko kehilangan data, serta rendahnya literasi digital tenaga pendidik. Akibatnya, pelaporan data akademik menjadi lambat, tidak terintegrasi, dan menghambat pengambilan keputusan strategis. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dan tenaga kependidikan dalam tata kelola mutu sekolah melalui pendampingan intensif berbantuan teknologi Sistem Manajemen Mutu (SMM). Metode pelaksanaan menerapkan pendekatan partisipatif (participatory approach) yang melibatkan 40 peserta aktif. Tahapan kegiatan meliputi Focus Group Discussion (FGD) untuk pemetaan masalah, pelatihan teknis operasional dengan metode blended learning, pendampingan implementasi sistem, serta evaluasi keberhasilan berbasis pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan kompetensi mitra, dibuktikan dengan kenaikan rata-rata skor pemahaman teknis dari 41,8 (kategori kurang) menjadi 84,5 (kategori baik). Secara dampak, terjadi transformasi budaya kerja dari manual menjadi terdigitalisasi yang transparan. Efisiensi waktu rekapitulasi data meningkat hingga 40%, memangkas beban administrasi guru secara nyata. Program ini berhasil membangun kemandirian mitra dalam mengelola penjaminan mutu sekolah secara modern, akuntabel, dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026