Desa Tegal Yoso sebagai desa penyangga Taman Nasional Way Kambas (TNWK) menghadapi masalah rendahnya nilai tambah produk pertanian local, khususnya pisang janten, serta lemahnya kapasitas manajerial BUMDES dalam mengelola unit usaha secara berkelanjutan. Kondisi ini menghambat peningkatan ekonomi masyarakat yang selaras dengan tujuan konservasi kawasan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memperkuat kapasitas produksi dan kelembagaan melalui pengolahan tepung pisang janten serta peningkatan kompetensi BUMDES. Metode yang digunakan berupa pelatihan partisipatif yang meliputi sosialisasi kebutuhan mitra, pelatihan teknis pengolahan produk, pendampingan manajemen usaha dan fasilitasi penyusunan rencana bisnis berbasis kelompok. Kegiatan dilaksanakan di Desa Tegal Yoso, Kecamatan Purbolinggo, pada 5 November 2025 yang dihadiri oleh 15 peserta anggota KUBE. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kompetensi peserta, ditandai dengan rata-rata nilai N-gain untuk aspek kognitif pada kategori sedang-tinggi, aspek afektif pada kategori rendah-sedang dan aspek psikomotorik pada kategori sedang-tinggi. Peserta juga mampu menghasilkan produk olahan baru berupa cookies berbahan tepung pisang. Dari sisi kelembagaan, terbentuk struktur kerja BUMDES-KUBE yang mendukung kolaborasi usaha. Program ini meningkatkan kesiapan mitra dalam mengelola usaha berbasis potensi lokal dan memberikan fondasi bagi pengembangan rantai nilai yang berkelanjutan di kawasan penyangga TNWK.
Copyrights © 2026