Kerusakan terumbu karang di Desa Bahoi, destinasi bahari dalam pengembangan KEK Likupang, menuntut penguatan kapasitas masyarakat lokal untuk konservasi berbasis komunitas dan ekowisata berkelanjutan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan serta keterampilan transplantasi karang bagi pengelola wisata dan membentuk kelompok pengelola house reef farming berbasis komunitas. Dilaksanakan September 2025, program melibatkan 30 peserta (nelayan, pemuda desa, pengelola wisata) melalui sosialisasi, kelas ekologi karang-konservasi, dan praktik lapangan berbasis SOP UNEP-NOAA; dievaluasi via pretest-posttest dan observasi keterampilan. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan-keterampilan peserta ke kategori baik, terbentuknya kelompok pengelola dengan peran dan rencana monitoring rutin, serta indikator kelangsungan hidup fragmen karang 95,6% sebagai bukti keberterapan teknik. Program ini memperkuat modal sosial, mengubah praktik konservasi desa, dan menunjukkan Desa Bahoi memiliki potensi sebagai model ekowisata bahari berkelanjutan di KEK Likupang.
Copyrights © 2026