Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran tokoh agama dan tokoh adat dalam pendidikan moral remaja di Desa Jatibanteng, Kecamatan Jatibanteng, Kabupaten Situbondo. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif untuk memperoleh pemahaman mendalam mengenai bentuk peran, strategi pembinaan, serta dinamika yang dihadapi dalam proses pendidikan moral remaja. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi dengan melibatkan tokoh agama, tokoh adat, kepala desa, serta remaja dan masyarakat setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh agama berperan signifikan dalam menanamkan nilai-nilai moral dan spiritual melalui kegiatan keagamaan, keteladanan, dan pembinaan berkelanjutan. Sementara itu, tokoh adat berkontribusi dalam mentransmisikan nilai-nilai sosial, norma, dan kearifan lokal yang memperkuat identitas serta tanggung jawab sosial remaja. Sinergi antara tokoh agama dan tokoh adat menciptakan pendidikan moral yang bersifat holistik, kontekstual, dan berakar pada budaya lokal. Meskipun demikian, perkembangan teknologi dan pengaruh media digital menjadi tantangan dalam menjaga konsistensi nilai moral remaja. Penelitian ini menegaskan pentingnya kolaborasi tokoh agama dan tokoh adat sebagai modal sosial dalam membentuk karakter remaja yang berakhlak, beretika, dan adaptif terhadap perubahan sosial.
Copyrights © 2025