cover
Contact Name
Fajar Indarsih
Contact Email
ihsancahayapustaka@gmail.com
Phone
+6285183177300
Journal Mail Official
ihsan.jppi@gmail.com
Editorial Address
Jl. Randu, Wirolegi, Sumbersari, Jember, East Java 68124, Indonesia
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
IHSAN: Jurnal Penelitian dan Pendidikan Islam
ISSN : -     EISSN : 31240496     DOI : 10.66031/ihsan
IHSAN: Jurnal Penelitian dan Pendidikan Islam merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh CV. Ihsan Cahaya Pustaka dengan mempublikasikan hasil penelitian empiris, kajian teoretis dan konseptual, serta refleksi ilmiah dalam bidang pendidikan dan kajian Islam. Jurnal ini berfokus pada pengembangan Pendidikan Agama Islam (PAI), inovasi kurikulum dan pembelajaran, integrasi nilai-nilai keislaman dalam pendidikan karakter dan spiritualitas, pemikiran tokoh pendidikan Islam, kajian Al-Qur’an dan Hadis terkait pendidikan, manajemen dan kebijakan pendidikan Islam, psikologi dan filsafat pendidikan Islam, serta pengembangan teknologi pembelajaran. Jurnal ini juga mengangkat isu-isu kontemporer seperti transformasi digital, Society 5.0, dan moderasi beragama dalam konteks multikultural. Artikel yang diterima harus memiliki kebaruan dan kontribusi ilmiah yang signifikan, serta ditelaah melalui proses double-blind peer review.
Articles 10 Documents
Strategi Pendidikan Agama Islam yang Ramah, Inklusif, dan Moderat Bagi Peserta Didik Berkebutuhan Khusus Yulianita Qodriyah; Novrinda Maisaroh; Laylatul Herlaily
IHSAN: Jurnal Penelitian dan Pendidikan Islam Vol. 1 No. 1 (2025): Mei 2025
Publisher : Ihsan Cahaya Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66031/ihsan.v1i1.118

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan strategi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran yang ramah, inklusif, dan moderat bagi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK), serta mengidentifikasi kendala dan upaya penanganannya. Pendekatan kualitatif dengan studi kasus digunakan untuk memperoleh pemahaman mendalam terhadap praktik pembelajaran di SLB Mutiara Kasih, Samarinda, Kalimantan Timur. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan triangulasi metode dan sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan strategi adaptif, individualisasi, penggunaan media multisensori, metode demonstrasi, serta praktik langsung untuk memfasilitasi pemahaman materi PAI. Integrasi nilai moderasi dan toleransi dilakukan melalui pengalaman nyata, keteladanan guru, serta kegiatan sosial dan lintas identitas. Kendala seperti keterbatasan sarana, variasi kemampuan peserta didik, dan dukungan orang tua diatasi melalui kolaborasi, pelatihan guru, serta perencanaan pembelajaran yang kontekstual. Penelitian ini memberi kontribusi pada pengembangan PAI inklusif dan moderat yang efektif dan berkelanjutan.
Pemikiran Tauhid dalam Perspektif Tasawuf, Filsafat, dan Ajaran Sunni Ibnu Said Hidayatulah; Nanda Siti Mardiah; Kurnia Nurmayanti
IHSAN: Jurnal Penelitian dan Pendidikan Islam Vol. 1 No. 1 (2025): Mei 2025
Publisher : Ihsan Cahaya Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66031/ihsan.v1i1.119

Abstract

Penelitian ini membahas konstruksi pemikiran tauhid dalam perspektif tasawuf Sunni, tasawuf falsafi, dan filsafat Islam, dengan tujuan menjelaskan dimensi ontologis, epistemologis, dan spiritual, mengidentifikasi perbedaan konseptual, serta menilai implikasinya terhadap praktik spiritual kontemporer. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan analisis konten terhadap sumber primer dan sekunder, meliputi literatur klasik, buku ilmiah, dan artikel jurnal terkait tauhid dan tasawuf. Hasil kajian menunjukkan bahwa tasawuf Sunni menekankan keseimbangan antara syariat dan hakikat, praktik spiritual, dan pendidikan akhlak, dengan pengalaman tauhid bersifat relasional dan aplikatif. Sebaliknya, tasawuf falsafi menekankan pengalaman mistik, sintesis filsafat dan spiritualitas, melalui konsep fana’, baqa’, ittihad, hulul, wahdat al-wujud, dan Isyraq, membangun pemahaman tauhid yang ontologis, epistemologis, dan estetis. Perspektif filsafat Islam menegaskan tauhid sebagai prinsip holistik, mengintegrasikan kesatuan realitas Tuhan, wahyu dan akal, serta pengalaman spiritual, membentuk paradigma hidup yang kritis, etis, dan reflektif. Sintesis kajian ini menegaskan relevansi pemikiran tauhid lintas tradisi untuk pendidikan, praktik spiritual, dan kebijakan sosial, dengan pendekatan holistik yang menggabungkan akal, moralitas, dan pengalaman mistik. Penelitian ini memberikan dasar konseptual-aplikatif bagi pengembangan spiritualitas Islam kontemporer yang rasional, etis, dan humanistik.
Tasawuf dan Modernitas: Perspektif Kajian Islam Kontemporer Idrus Rahman; Latuopo Huzaifah; Maseni Hartinah
IHSAN: Jurnal Penelitian dan Pendidikan Islam Vol. 1 No. 1 (2025): Mei 2025
Publisher : Ihsan Cahaya Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66031/ihsan.v1i1.120

Abstract

Penelitian ini mengkaji relevansi tasawuf dalam menghadapi tantangan modernitas dari perspektif Islam kontemporer. Modernitas membawa dinamika kompleks yang mencakup krisis spiritual, moral, dan eksistensial, sehingga menuntut respons yang adaptif dan transformatif. Tasawuf, terutama melalui Neo-Sufisme, menawarkan paradigma yang menyatukan dimensi batiniah, moral, dan sosial, serta menyeimbangkan kebutuhan spiritual, rasional, dan sosial umat Muslim. Pendekatan ini menunjukkan bahwa tasawuf tidak sekadar praktik kontemplatif individual, melainkan juga instrumen etis yang membimbing pembentukan karakter, akhlak, dan kontribusi nyata terhadap masyarakat. Neo-Sufisme mempertahankan pengalaman spiritual mendalam, penyucian hati, dan makrifatullah, sekaligus menekankan tanggung jawab sosial, sehingga nilai sufistik klasik dapat diterapkan dalam konteks kehidupan modern yang dinamis. Adaptasi historis dan kontemporer tarekat menegaskan kemampuan tasawuf untuk berperan aktif dalam pendidikan moral, pemberdayaan komunitas, dan pengembangan etika kepemimpinan. Kajian ini menegaskan bahwa tasawuf mampu membumikan nilai-nilai spiritual Islam, mengatasi efek negatif modernitas seperti individualisme dan materialisme, serta membangun kehidupan kontemporer yang harmonis dan beretika. Dengan demikian, tasawuf muncul sebagai paradigma integral, relevan, dan aplikatif bagi umat Muslim dalam menghadapi kompleksitas modernitas secara menyeluruh.
Integrasi Konsep Moderasi Islam dalam Pembelajaran Inklusif Muhammad Bashori; Henri Utama Saputra; Abdul Baihaqi Muslimin; Hidayah Mutmainah
IHSAN: Jurnal Penelitian dan Pendidikan Islam Vol. 1 No. 1 (2025): Mei 2025
Publisher : Ihsan Cahaya Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66031/ihsan.v1i1.121

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi moderasi Islam dengan pendekatan pembelajaran inklusif dalam pendidikan agama Islam di sekolah menengah pertama. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan analisis dokumen pembelajaran, kemudian dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai moderasi Islam, meliputi tawassut, tasamuh, tawazun, dan i’tidal, dapat diintegrasikan secara efektif dalam pembelajaran inklusif melalui perencanaan pembelajaran, metode dialogis-partisipatif, serta penguatan budaya sekolah yang menghargai keberagaman. Guru berperan sebagai teladan utama dalam menanamkan nilai moderasi dan inklusivitas, sementara kepala sekolah berperan strategis dalam menciptakan kebijakan dan iklim sekolah yang kondusif. Integrasi ini berkontribusi pada pembentukan karakter peserta didik yang toleran, adil, dan terbuka terhadap perbedaan, serta berpotensi menjadi strategi preventif terhadap intoleransi dan radikalisme di lingkungan pendidikan.
Strategi Manajerial Pesantren dalam Pemberdayaan Santri: Studi Kasus Pesantren Darussalam Banyuwangi Zumala Andriani; Siti Azizah; Erni Novitasari
IHSAN: Jurnal Penelitian dan Pendidikan Islam Vol. 1 No. 1 (2025): Mei 2025
Publisher : Ihsan Cahaya Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66031/ihsan.v1i1.122

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi manajerial pendidikan kewirausahaan berbasis spiritual dalam mengembangkan kemandirian santri di Pondok Pesantren Darussalam Banyuwangi. Kajian difokuskan pada integrasi nilai-nilai spiritual Islam dengan praktik kewirausahaan dan pengelolaan unit usaha pesantren. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kewirausahaan di pesantren diposisikan sebagai instrumen pendidikan yang mengintegrasikan kompetensi manajerial, pembentukan karakter, dan internalisasi nilai spiritual. Unit-unit usaha berfungsi sebagai laboratorium kewirausahaan yang mendukung pembelajaran kontekstual, kaderisasi kepemimpinan, serta kemandirian finansial santri. Strategi manajerial integratif yang selaras dengan visi dan misi pesantren mampu menjaga keseimbangan antara fungsi edukatif dan produktif meskipun menghadapi tantangan struktural dan adaptif. Simpulan penelitian menegaskan bahwa pendidikan kewirausahaan berbasis spiritual merupakan model efektif dalam mengembangkan kemandirian santri secara holistik, adaptif, dan berkelanjutan, serta relevan sebagai rujukan pengelolaan pendidikan pesantren di era modern.
Upaya Peningkatan Spiritual Masyarakat Melalui Pendidikan Tarekat An-Naqsabandiyah Di Masjid Baitul Huda Tamansari Carangrejo Sampung Ponorogo Alfiana Nikmatul Hasanah; Iin Supriyanti
IHSAN: Jurnal Penelitian dan Pendidikan Islam Vol. 1 No. 2 (2025): November 2025
Publisher : Ihsan Cahaya Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66031/ihsan.v1i2.123

Abstract

Tarekat Naqsybandi adalah tradisi sufi yang berkembang pesat di Indonesia, menekankan pemurnian spiritual, disiplin diri, dan kedekatan dengan Allah melalui bimbingan seorang mursyid. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kondisi spiritual masyarakat di sekitar Masjid Baitul Huda di Tamansari, Carangrejo, Sampung, Ponorogo, penerapan praktik-praktik Naqsybandi di masjid tersebut, dan dampaknya terhadap masyarakat setempat. Dengan menggunakan desain penelitian lapangan kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif. Temuan penelitian ini mengungkapkan bahwa praktik-praktik Naqsybandi telah mengubah spiritualitas masyarakat dari orientasi ritualistik menjadi pengalaman keagamaan yang lebih mendalam, lebih bermakna, dan lebih bermakna. Melalui zikir, wirid, dan disiplin spiritual yang terarah, para peserta mengalami peningkatan yang signifikan dalam karakter, kedamaian batin, dan kesadaran sosial. Lebih lanjut, tarekat ini memperkuat hubungan masyarakat dengan Tuhan dan kohesi sosialnya, mempromosikan nilai-nilai toleransi, inklusivitas, dan harmoni, yang pada akhirnya membentuk masyarakat yang lebih etis, damai, dan sadar spiritual.
Rekonstruksi Karakter Kepedulian Siswa Melalui Pendekatan Qur’ani: Implementasi Surah Al-Ma’un di SD Terpadu Muhammadiyah 1 Besuki Hidayat Jauhari Ahmad
IHSAN: Jurnal Penelitian dan Pendidikan Islam Vol. 1 No. 2 (2025): November 2025
Publisher : Ihsan Cahaya Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66031/ihsan.v1i2.124

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi strategi internalisasi nilai-nilai Surah al-Ma’un sebagai instrumen untuk memitigasi krisis kepedulian sosial di era digital pada siswa SD Terpadu Muhammadiyah 1 Besuki. Di tengah meningkatnya arus individualisme, institusi pendidikan Islam dituntut untuk merekonstruksi karakter empati melalui pendekatan Al-Qur'an yang aplikatif. Menggunakan desain kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan pemangku kepentingan sekolah, dan analisis dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi nilai Surah al-Ma’un dilakukan melalui tiga pilar utama: integrasi tafsir tematik-kontekstual dalam kurikulum PAI, praktik keteladanan (uswah hasanah) pendidik, dan habituasi filantropi melalui program "Jumat Berbagi" serta infaq harian. Temuan ini membuktikan adanya transformasi signifikan pada jiwa sosial siswa, yang ditandai dengan meningkatnya inisiatif solidaritas interpersonal dan kepekaan terhadap realitas sosial di lingkungan sekitar. Studi ini menyimpulkan bahwa penguatan etika sosial berbasis Al-Qur’an secara sistematis mampu membentuk profil lulusan yang tidak hanya unggul secara spiritual-ritual, tetapi juga memiliki integritas kemanusiaan yang kuat.
Upaya Penanaman Pendidikan Karakter Anak Asuh Pada Nilai Religius dan Nilai Gotong Royong di Panti Asuhan Tunas Harapan Muhammadiyah Panarukan Situbondo Nurul Huda
IHSAN: Jurnal Penelitian dan Pendidikan Islam Vol. 1 No. 2 (2025): November 2025
Publisher : Ihsan Cahaya Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66031/ihsan.v1i2.125

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis upaya yang dilakukan panti asuhan tunas harapan dalam menananmkan kedua nilai tersebut kepada anak asuh. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, dimana data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dengan pengurus/pengasuh panti dan anak asuh, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya penanaman nilai religius dilakukan melalui kegiatan sholat berjamaah, pengajian rutin, dan pemebelajaran agama. Sedangkan untuk nilai goton royong, dilakukan melalui pembagian tugas bersama sesuai piket yang telah ditentukan, kegiatan kerja bakti dan membantu teman yang sedang kesulitan kedua upaya tersebut diintegrasikan dalam kehidupan sehari-hari anak asuh dan didukung oleh lingkungan panti yang ramah dan kolaboratif. Kesimpulan penelitian ini adalah upaya penanaman pendidikan karakter pada nilai religus dan gotong royong di panti asuhan tunas harapan telah berjalan secara terstruktur dan memberikan dampak positif terhadap perilaku dan sikap anak asuh dalam berintaraksi dengan sesama dan menghadapi kehidupan.
Peran Tokoh Adat dan Tokoh Agama Dalam Pendidikan Moral Remaja: Studi di Desa Jatibanteng Moh Nasrullah
IHSAN: Jurnal Penelitian dan Pendidikan Islam Vol. 1 No. 2 (2025): November 2025
Publisher : Ihsan Cahaya Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66031/ihsan.v1i2.126

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran tokoh agama dan tokoh adat dalam pendidikan moral remaja di Desa Jatibanteng, Kecamatan Jatibanteng, Kabupaten Situbondo. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif untuk memperoleh pemahaman mendalam mengenai bentuk peran, strategi pembinaan, serta dinamika yang dihadapi dalam proses pendidikan moral remaja. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi dengan melibatkan tokoh agama, tokoh adat, kepala desa, serta remaja dan masyarakat setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh agama berperan signifikan dalam menanamkan nilai-nilai moral dan spiritual melalui kegiatan keagamaan, keteladanan, dan pembinaan berkelanjutan. Sementara itu, tokoh adat berkontribusi dalam mentransmisikan nilai-nilai sosial, norma, dan kearifan lokal yang memperkuat identitas serta tanggung jawab sosial remaja. Sinergi antara tokoh agama dan tokoh adat menciptakan pendidikan moral yang bersifat holistik, kontekstual, dan berakar pada budaya lokal. Meskipun demikian, perkembangan teknologi dan pengaruh media digital menjadi tantangan dalam menjaga konsistensi nilai moral remaja. Penelitian ini menegaskan pentingnya kolaborasi tokoh agama dan tokoh adat sebagai modal sosial dalam membentuk karakter remaja yang berakhlak, beretika, dan adaptif terhadap perubahan sosial.
Pendekatan Spiritual al-Ghazali tentang Kesadaran Kematian sebagai Penguatan Akhlak dalam Kurikulum Pendidikan Islam Mufidah Nurhayati; Ninik Anggraeni
IHSAN: Jurnal Penelitian dan Pendidikan Islam Vol. 1 No. 2 (2025): November 2025
Publisher : Ihsan Cahaya Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66031/ihsan.v1i2.127

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif konsep, penerapan, serta implikasi temuan penelitian terhadap pengembangan kajian pendidikan dan akhlak. Pendahuluan menegaskan urgensi penguatan nilai dan pemahaman teoretis dalam menghadapi dinamika perkembangan ilmu pengetahuan. Metode penelitian yang digunakan mencakup studi literatur mendalam dan analisis kritis terhadap berbagai sumber primer dan sekunder yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai etis, konsep pedagogis, dan pemikiran para ulama klasik mampu memperkuat kerangka teoritik sekaligus memberikan arah baru dalam praktik pembelajaran. Pembahasan menyoroti relevansi temuan tersebut dengan kebutuhan pendidikan modern, terutama dalam upaya membangun karakter dan sikap reflektif peserta didik. Kesimpulan menegaskan bahwa penelitian ini memberikan kontribusi signifikan bagi pengembangan pendidikan Islam, kajian akhlak, dan perluasan perspektif teoretis untuk penelitian lanjutan.

Page 1 of 1 | Total Record : 10