Kebakaran merupakan salah satu jenis bencana yang dapat terjadi secara tiba-tiba dan berpotensi menimbulkan kerugian besar. Di lingkungan sekolah, seperti di MAN 1 Kabupaten Serang, potensi kebakaran dapat berasal dari berbagai sumber, termasuk instalasi listrik yang tidak memadai, penggunaan peralatan elektronik tanpa pengawasan, serta kelalaian manusia. Kondisi ini menyebabkan lambatnya proses evakuasi dan penanganan awal ketika kebakaran terjadi, terutama di luar jam operasional sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem peringatan dini kebakaran berbasis Internet of Things (IoT) dengan menggunakan kombinasi sensor suhu, sensor asap, dan sensor gas (seperti MQ-2), yang dikendalikan oleh mikrokontroler ESP32 sebagai pusat kendali sekaligus modul Wi-Fi. Sistem ini dirancang untuk memberikan notifikasi secara real-time kepada petugas keamanan atau pihak manajemen sekolah melalui aplikasi Telegram, email, maupun dashboard berbasis web. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu mendeteksi potensi kebakaran secara akurat dengan waktu respon kurang dari 5 detik sejak sensor mendeteksi anomali. Penerapan sistem ini tidak hanya meningkatkan keamanan lingkungan sekolah secara signifikan, tetapi juga menjadi sarana edukasi praktis mengenai penerapan teknologi IoT dalam upaya mitigasi bencana, khususnya kebakaran.
Copyrights © 2026