Pendidikan vokasi maritim membutuhkan pembelajaran berbasis praktik untuk memastikan lulusan memiliki kompetensi teknis sesuai tuntutan industri. Salah satu kompetensi penting adalah kemampuan melakukan inspeksi komponen menggunakan metode Non-Destructive Testing (NDT), di mana Liquid Penetrant Test (LPT) banyak digunakan karena sederhana, efektif, dan efisien dalam mendeteksi keretakan halus pada logam maupun non-logam. Namun, kajian empiris mengenai efektivitas pelaksanaan praktikum LPT dalam meningkatkan kompetensi taruna masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas praktikum LPT terhadap peningkatan pemahaman, persepsi, dan kepuasan taruna Akademi Maritim Nusantara Cilacap. Penelitian menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan instrumen kuesioner berisi 15 butir pertanyaan mencakup tiga aspek: efektivitas, proses pembelajaran, dan kepuasan. Seluruh taruna tingkat I yang berjumlah 53 orang dijadikan responden (total sampling). Data dianalisis menggunakan skala Likert 1–5 dengan teknik statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan skor rata-rata efektivitas 3,92, persepsi 3,96, dan kepuasan 3,95, yang semuanya berada pada kategori tinggi. Sebanyak 76,73% dari 795 total jawaban berada pada skor 4 dan 5, menandakan dominasi penilaian positif. Temuan ini mengindikasikan bahwa praktikum LPT efektif dalam meningkatkan kompetensi teknis taruna dan diterima baik oleh peserta. Oleh karena itu, model pembelajaran berbasis praktik seperti LPT disarankan untuk terus dipertahankan dan dikembangkan sebagai bagian integral dari kurikulum pendidikan vokasi maritim yang relevan dengan kebutuhan industri.
Copyrights © 2025