Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen mutu dalam sistem pendidikan pesantren, serta tantangan dan peluang yang dihadapi dalam penerapannya. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus pada beberapa pesantren di Indonesia, yang melibatkan wawancara mendalam dengan pengelola, guru, dan santri, serta observasi terhadap praktik pendidikan dan manajemen yang diterapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pesantren menghadapi tantangan dalam hal pengelolaan sumber daya manusia dan finansial, serta adanya resistensi terhadap perubahan dalam mengadopsi sistem manajemen mutu modern. Namun, beberapa pesantren yang telah mengimplementasikan prinsip Total Quality Management (TQM) menunjukkan peningkatan kualitas pendidikan dan layanan. Diskusi penelitian ini mengungkapkan bahwa meskipun tantangan cukup besar, terdapat peluang signifikan untuk memperbaiki sistem manajerial pesantren melalui peningkatan struktur organisasi, pelatihan pengelola, dan pemanfaatan teknologi informasi, yang tidak hanya akan meningkatkan kualitas akademik tetapi juga pembentukan karakter santri.
Copyrights © 2025