Industri Kecil Menengah (IKM) merupakan penyumbang pendapatan negara terbesar di Indonesia, namun pada kenyataannya mutu produk IKM fabrikasi manufaktur memiliki tren negatif. Hal ini dikarenakan produk IKM fabrikasi manufaktur memiliki tingkat kecacatan yang cukup signifikan. Tujuan penelitian ini adalah (1) menganalisis tingkat cacat produk, (2) menganalisis tingkat penerapan Total Quality Management (TQM) (3) menganalisis faktor-faktor yang signifikan mengurangi cacat. Klaster IKM fabrikasi manufaktur yang terletak di kelurahan bantargebang,sumur batu dan cikiwul terletak di Kecamatan bantargebang, kota bekasi. Penelitian ini menggunakan 109 responden melalui kuesioner, data diolah dengan regresi linear berganda. Hasil TQM berdampak signifikan untuk mengurangi cacat produk, maka IKM jenis ini perlu menerapkan TQM secara konsisten.
Copyrights © 2025