Rendahnya tingkat keharmonisan dan kinerja pada sekolah binaan disebabkan oleh proses manajerial yang dilakukan oleh kepala sekolah yang cenderung bersifat otoriter, membiarkan, dan kurang partisipatif. Untuk mencairkan atau mengatasi masalah tersebut seorang pengawas sekolah dalam melakukan tugas pokoknya untuk pembinaan, pemantauan dan penilaian penyelenggaraan pendidikan pada sekolah binaannya baik negeri maupun swasta melalui gerakan temu teman kinerja sekolah sukses. Dengan tujuan untuk meningkatkan hubungan warga sekolah yang harmonis dan kinerja sekolah maksimal. Studi Kasus Layanan Kepengawasan Kompetensi Sosial di dua sekolah binaan Kota Tangerang Selatan Tahun 2019/2020, dengan rumusan permasalahan bagaiman mencairkan hubunangan antara guru, tendik dan kepala sekolah yang kurang harmonis melalui metode pembimbingan dengan pendekatan komunikasi, diskusi dan konsultasi secara langsung dapat meningkatkan kompetensi kompetensi sosial. Hasil pemantauan 73 guru dari dua sekolah binaan tampak hubungan warga sekolah harmonis dan kinerja sekolah melalui penilaian kompetensi sosiaal berhasil baik. Kata Kunci : Gertuman; komunikasi; harmonis; kinerja sukses
Copyrights © 2022