Pengabdian ini merupakan penerapan studi tentang fenomena stunting sebagai permasalahan kesehatan dan pembangunan manusia yang bersifat multidimensional. Stunting tidak hanya berdampak pada pertumbuhan fisik anak, tetapi juga memengaruhi aspek biologis, psikologis, dan sosial. Dari sisi biologis, stunting menghambat pertumbuhan dan potensi kesehatan optimal. Secara psikologis, stunting dapat menurunkan kualitas hidup dan kesejahteraan mental individu. Sementara itu, dari aspek sosial, stunting berpotensi memperlebar kesenjangan sosial, membatasi akses pendidikan, serta mengurangi peluang ekonomi di masa depan. Oleh karena itu, stunting tidak dapat dipandang semata sebagai masalah medis, melainkan sebagai isu pembangunan manusia yang memerlukan pendekatan lintas sektoral. Pengabdian ini bertujuan menerapkan pendekatan psikoedukasi sebagai instrumen utama untuk meningkatkan pemahaman, sikap, dan perilaku kader, ibu hamil, ibu menyusui, serta keluarga yang memiliki balita. Pendekatan psikoedukasi dirancang secara holistik untuk mendukung upaya pencegahan dan penanganan stunting pada 30 keluarga dengan balita stunting sebagai sasaran kegiatan. Melalui pendekatan ini, pengabdian tidak hanya berfokus pada peningkatan pengetahuan, tetapi juga penguatan keterampilan psikomotorik, pengembangan empati, dan kesadaran afektif terhadap permasalahan stunting. Pelaksanaan pengabdian melibatkan kolaborasi antara kader kesehatan, ibu hamil, ibu menyusui, keluarga balita stunting, tenaga kesehatan seperti bidan desa, serta pemangku kebijakan di tingkat lokal guna menjamin keberlanjutan program. Selain itu, penguatan ekonomi keluarga dilakukan melalui pelatihan kewirausahaan berupa keterampilan pembuatan handycraft, pengemasan produk, dan pemasaran daring berbasis UMKM. Pendekatan ini disesuaikan dengan potensi dan sumber daya lokal, serta didukung pendampingan pemasaran melalui kerja sama dengan Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan Kabupaten Temanggung.
Copyrights © 2025