Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembingkaian yang dilakukan media massa daring terkait kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dalam penanganan pandemi Covid-19. Paradigma penelitian adalah konstruktivis, dengan pendekatan kualitatif melalui teknik analisis framing dengan objek penelitian Kompas.com dan Detik.com. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan framing Kompas.com dan Detik.com dalam melakukan pemberitaan tentang kepemimpinan Anies Baswedan. Framing dari Kompas.com dalam pemberitaan Anies Baswedan adalah Anies sebagai pemimpin mampu menjawab kebutuhan masyarakat. Sedangkan framing pemberitaan Detik.com menunjukkan bahwa Anies adalah sosok pemimpin kontroversial melalui kebijakan-kebijakan yang masih dianggap belum matang serta tidak berhasil dalam menghambat penyebaran virus Covid-19 di DKI Jakarta.
Copyrights © 2021