Journal of Holistics and Health Sciences (JHHS)
Vol. 8 No. 1 (2026): Journal of Holistics and Health Sciences (JHHS), Maret

Hubungan Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan Keteraturan Siklus Menstruasi pada Mahasiswi Kebidanan: The Relationship Between Body Mass Index (BMI) and Menstrual Cycle Regularity in Midwifery Students

Dewi, I Gusti Ayu Agung Intan (Unknown)
Sekarini, Ni Nyoman Ayu Desy (Unknown)
Pratiwi, Putu Irma (Unknown)



Article Info

Publish Date
07 Mar 2026

Abstract

The menstrual cycle is an important component in assessing women's reproductive health, reflecting the balance of the hormonal system. Irregular menstrual cycles can be an indication of metabolic or hormonal disorders, one of which is related to Body Mass Index (BMI). A BMI that is below or above the normal range has the potential to disrupt estrogen hormone regulation, thereby increasing the risk of menstrual cycle disorders, especially among female students. This study aims to analyze the relationship between Body Mass Index (BMI) and menstrual cycle patterns among midwifery students at the Faculty of Medicine, Ganesha University of Education (Undiksha). This study used a cross-sectional design with a total sampling method, involving 158 active students who completed a questionnaire. Data collection was carried out by distributing questionnaires online through Google Forms. The data were analyzed using the Chi-Square test. The results showed that the majority of respondents had a normal BMI (69.6%) and a normal menstrual cycle (75.9%). Statistical analysis showed that respondents with abnormal BMI (underweight or overweight) had a higher tendency to experience irregular menstrual cycles compared to respondents with normal BMI. Statistical tests showed a p-value of 0.040 (p <0.05), indicating a significant relationship between   ABSTRAK Siklus menstruasi merupakan salah satu komponen penting dalam menilai kesehatan reproduksi perempuan yang mencerminkan keseimbangan sistem hormonal. Ketidakteraturan siklus menstruasi dapat menjadi indikasi adanya gangguan metabolik atau hormonal, yang salah satunya berkaitan dengan Indeks Massa Tubuh (IMT). Status IMT yang berada di bawah maupun di atas batas normal berpotensi mengganggu regulasi hormon estrogen sehingga meningkatkan risiko terjadinya gangguan siklus menstruasi, khususnya pada kelompok mahasiswi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara Indeks Massa Tubuh (IMT) dan pola siklus menstruasi pada mahasiswi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha). Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan metode pengambilan sampel yakni total sampling, melibatkan 158 mahasiswi aktif yang mengisi kuesioner. Proses pengumpulan data dilaksanakan dengan membagikan kuesioner secara daring melalui Google Form. Data dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki IMT dalam kategori normal (69,6%) dan siklus menstruasi normal (75,9%). Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa responden dengan IMT tidak normal (kurus maupun overweigth) memiliki kecenderungan lebih tinggi mengalami siklus menstruasi yang tidak teratur dibandingkan dengan responden yang memiliki IMT normal. Uji statistik menunjukkan nilai p = 0,040 (p <0,05), sehingga terdapat hubungan yang bermakna antara IMT dan keteraturan siklus menstruasi. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa IMT berhubungan dengan keteraturan siklus menstruasi pada mahasiswi Kebidanan FK Undiksha. Oleh karena itu, disarankan untuk mempertahankan IMT dalam rentang normal sebagai upaya menjaga kesehatan reproduksi.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jhhs

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Nursing Public Health

Description

Menerima hasil penelitian dalam bidang kesehatan, keperawatan, kebidanan, dan farmasi. Jurnal ini diterbitkan pada bulan Maret dan ...