Juvenil: Jurnal Ilmiah Kelautan dan Perikanan
Vol 7, No 1: Februari 2026

Pengaruh Kepadatan Yang Berbeda Pada Transportasi Basah Tertutup Terhadap Kelangsungan Hidup Benur Vaname (Litopenaeus vannamei)

Putra, Akbar Purnama (Unknown)
Wirawan, Indra (Unknown)
Madyowati, Sri Oetami (Unknown)



Article Info

Publish Date
25 Feb 2026

Abstract

ABSTRAKKomoditas perikanan khususnya benur tidak terlepas dari proses transportasi, akan tetapi pada proses ini sering ditemukan kendala mortalitas benur yang salah satu permasalahanya terkait dengan kepadatan yang berdampak pada persaingan ruang gerak konsumsi oksigen. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui jumlah kepadatan optimal untuk benur udang vannamei (Litopenaeus vannamei) ukuran pl 7 pada pengangkutan sistem tertutup selama kurang lebih 7 jam pengangkutan. Rancangan yang dilakukan adalah rancangan acak lengkap (RAL) dengan 6 perlakuan dan 4 kali ulangan. Perlakuan a: kepadatan 2000 ekor/ liter, perlakuan b : 2500 ekor/L, perlakuan c : 3000 ekor/L, perlakuan d : 3500 ekor/L, perlakuan e : 4000 ekor/L, perlakuan f : 4500 ekor/L. Sampel penelitian ini menggunakan benur vaname pl-7 diperoleh dari upbl situbondo yang kemudian dilakukan proses transportasi menuju ibap prigi dengan durasi waktu 7 jam. Berdasarkan hasil dari penelitian yang telah dilakukan dan dianalisis dengan statistik didapati bahwa kepadatan yang berbeda berpengaruh nyata terhadap tingkat kelangsungan hidup benur vaname pl-7 pada pengangkutan dengan sistem basah tertutup dan perlakuan (a) memberi hasil tertinggi dengan nilai kelangsungan hidup sebesar 97,55%. Parameter kualitas air berada dalam kisaran normal yaitu suhu air berkisar antara 23-26 0C, salinitas 31 ppm, ph 7,1 -7,8 dan oksigen terlarut 4-6 ppmKata Kunci: benur, Kepadatan, Kelangsungan Hidup, Transportasi, vanameABSTRACTFishery commodities, especially fry, are inseparable from the transportation process, however, in this process, mortality problems of fry are often found, one of which is related to density which impacts competition for space for oxygen consumption. The purpose of this study was to determine the optimal density for vannamei shrimp fry (Litopenaeus vannamei) size pl 7 in a closed system transportation for approximately 7 hours of transportation. The design used was a completely randomized design (CRD) with 6 treatments and 4 replications. Treatment a: density of 2000 individuals/liter, treatment b: 2500 individuals/liter, treatment c: 3000 individuals/liter, treatment d: 3500 individuals/liter, treatment e: 4000 individuals/liter, treatment f: 4500 individuals/liter. The sample of this study used vaname fry pl-7 obtained from UPBL Situbondo which was then transported to Ibap Prigi with a duration of 7 hours. Based on the results of the research that has been conducted and analyzed statistically, it was found that different desities significantly affected the survival rate of vaname pl-7 fry in transportation using a closed wet system and treatment (a) gave the highest results with a survival rate of 97.55%. Water quality parameters were within the normal range, namely water temperature ranging from 23-26 0C, salinity 31 ppm, pH 7.1-7.8 and dissolved oxygen 4-6 ppm.Keywords: Fry, Density, Survival, Transportation, Vaname

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

juvenil

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Earth & Planetary Sciences Environmental Science

Description

Juvenil: Journal of Marine and Fisheries Sciences, is a scientific journal in the field of marine and fisheries science published electronically and periodically four times a year by the Department of Marine Affairs and Fisheries, Trunojoyo University, Madura. This journal aim to become a medium of ...