Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh perlakuan termal serta kombinasi perlakuan termal dengan aktivasi kimia asam dan basa terhadap karakteristik dan kinerja adsorpsi fly ash dalam menyerap ion Cu²⁺, Pb²⁺, dan Cd²⁺. Penelitian dilakukan secara eksperimental melalui perlakuan termal pada berbagai suhu yang diikuti aktivasi kimia pada kondisi terpilih. Karakterisasi material meliputi loss on ignition (LOI), daya adsorpsi methylene blue, dan point of zero charge (pHₚzc), sedangkan kinerja adsorpsi dievaluasi menggunakan parameter efisiensi penghilangan dan kapasitas adsorpsi. Hasil menunjukkan bahwa perlakuan termal secara signifikan meningkatkan kinerja adsorpsi melalui perbaikan sifat permukaan material, dengan suhu 500 °C memberikan keseimbangan kinerja terbaik untuk sistem multi-ion. Aktivasi asam 1 M meningkatkan adsorpsi secara selektif terhadap Pb²⁺, sedangkan aktivasi basa tidak memberikan peningkatan yang berarti. Pengujian pada air lindi dan limbah industri yang ditambahkan ion logam secara terkendali menunjukkan kestabilan kinerja pada sistem yang lebih kompleks. Penelitian ini memberikan kontribusi melalui perbandingan sistematis antara perlakuan termal dan modifikasi termokimia dalam satu desain penelitian, serta menunjukkan bahwa optimasi perlakuan termal dapat menjadi strategi yang efisien dan aplikatif dalam pengembangan adsorben berbasis fly ash.
Copyrights © 2026