Masa pemberian MP-ASI pada bayi usia 6–12 bulan merupakan periode kritis yang memerlukan pengetahuan pemenuhan kebutuhan gizi yang memadai untuk mencegah masalah tumbuh kembang. Kegiatan ini bertujuan menguji pengaruh edukasi gizi bayi yang interaktif dalam meningkatkan pengetahuan peserta, serta melatih sensorik dan motorik bayi melalui sensory play. Kegiatan dilaksanakan dengan metode kombinasi penyuluhan, diskusi interaktif, dan demonstrasi menggunakan media, serta evaluasi pemahaman menggunakan pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan skor pemahaman peserta dari rata-rata 6/10 menjadi 8,7/10 setelah edukasi, disertai perubahan sikap positif terhadap pemberian MP-ASI yang tepat dan kesadaran nutrisi, serta efektivitas sensory play sebagai stimulasi bayi. Dengan demikian, penyuluhan gizi dan metode stimulasi seperti sensory play berperan penting dalam meningkatkan pengetahuan ibu tentang gizi bayi, pemahaman yang lebih baik tentang praktik MP-ASI dan peran ASI, serta efektivitas stimulasi perkembangan bayi secara holistik.
Copyrights © 2026