Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di Sekolah Dasar memiliki peran strategis dalam membentuk siswa untuk berpikir kritis, berkarakter sosial, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan serta masyarakat sekitar. Namun, pada pelaksanaannya pembelajaran IPS di Sekolah Dasar masih banyak didominasi dengan metode ceramah dan hafalan, sehingga partisipasi aktif siswa rendah dan proses pembelajaran cenderung kurang bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru dalam meningkatkan partisipasi aktif siswa melalui pembelajaran IPS berbasis potensi daerah dan lingkungan. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menganalisis berbagai sumber ilmiah seperti artikel, jurnal, dan hasil penelitian yang relevan. Hasil menunjukkan bahwa guru berperan sebagai fasilitator , motivator, dan pengarah yang mengaitkan konsep IPS dengan konteks sosial, budaya, dan geografis di lingkungan sekitar siswa. Strategi seperti Teacher-fronted, Facilitator-oriented, dan Learner-oriented efektif dalam meningkatkan keterlibatan, kolaborasi, serta kemampuan berpikir kritis siswa. Kesimpulannya, pembelajaran IPS berbasis potensi daerah dan lingkungan mampu memperkuat karakter sosial, nasionalisme, serta kesadaran ekologis siswa Sekolah Dasar.
Copyrights © 2026