Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Membangun Kepercayaan Diri Anak Tunarungu: Peran Konseling dalam Pengembangan Sosial Emosional di SLB-B Tunas Harapan Fahmiyanti, Eka; Dini, Mutia; Nabilla, Sevi Marsha; Fitriani, Karina; Julasari, Delia; Az-Zahra, Cindy; Siregar, Yulia Elfrida Yanti
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 1 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i1.17903

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan metode yang digunakan untuk membangun karakter percaya diri dan tanggung jawab peserta didik tunarungu di SLB-B Tunas Harapan. Dalam penelitian ini, pendekatan deskriptif kualitatif digunakan, dan subjek penelitian adalah pendidik selaku wali kelas. Ketika data dikumpulkan, metode seperti observasi, wawancara, dan dokumentasi digunakan, dan triangulasi digunakan untuk menguji validitas data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta didik SLB-B Tunas Harapan mengembangkan karakter percaya diri dan tanggung jawab melalui program akademik, ceramah, dan tanya jawab. Selain itu, peserta didik tunarungu menerima bimbingan konseling yang mencakup terapi bimbingan karier dan pengembangan bakat melalui vokasional. Salah satu kesulitan yang dihadapi adalah masalah komunikasi, kurangnya dukungan, dan partisipasi beberapa orang tua dalam kegiatan tertentu. Solusi yang digunakan termasuk mendampingi peserta didik saat belajar di kelas dan kegiatan di luar kelas, pelatihan bina bunyi dan irama (BKBPI), latihan membaca gerakan bibir, dan pelatihan perawatan diri dan interaksi sosial. Secara langsung mengajar, demonstrasi, dan model adalah beberapa strategi yang digunakan, serta strategi peer tutorial dengan membentuk grup belajar.
Pentingnya Aktivitas Fisik yang Teratur untuk Kesejahteraan Emosional Siswa di Sekolah Dasar Putri, Cintia Anisa; Alifatuzzahra, Naaila; Lutfiyadi, Aghnya; Sukmawati, Agnes Aqila; Fitriani, Karina; Aprila, Delia Nur; Anissa, Saskia; Mulyana, Agus
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.26826

Abstract

Kesehatan emosional adalah komponen penting dari perkembangan anak usia sekolah dasar, yang berdampak pada hubungan sosial dan proses belajar. Sudah terbukti bahwa berolahraga secara teratur dapat meningkatkan suasana hati siswa, menurunkan tingkat stres, dan meningkatkan kepercayaan diri mereka. Dengan menggunakan metode penelitian literatur, tujuan artikel ini adalah untuk menyelidiki manfaat aktivitas fisik bagi kesejahteraan emosional siswa sekolah dasar. Hasil kajian menunjukkan bahwa aktivitas fisik seperti senam pagi terpimpin, olahraga rekreasi seperti jalan santai atau lari keliling sekolah, dan aktivis fisik beragam dapat membantu siswa mengelola perasaan mereka dengan baik. Kegiatan fisik di sekolah membuat belajar lebih sehat dan menyenangkan. Oleh karena itu, penting bagi guru dan sekolah untuk membuat program yang mendukung partisipasi siswa dalam aktivitas fisik sebagai bagian dari pendidikan secara keseluruhan.
Mengatasi Kendala Belajar dan Meningkatkan Prestasi Siswa Di SDN Tanjung Sari 02 Cikarang Utara Fahmiyanti, Eka; Fitriani, Karina; Dini, Mutia; Salim, Rofik; Syaqiq, Syauqi
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.11052

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengenali kendala-kendala yang dihadapi peserta didik sekolah dasar saat pembelajaran dan cara mengatasinya agar mereka dapat lebih mudah dalam mengembangkan prestasi belajar mereka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini bersifat kualitatif dengan studi kasus sebagai pendekatannya. Data yang didapatkan melalui observasi, wawancara, dan mengkaji dokumen. Subjek dalam analisis data ini yaitu peserta didik yang mengalami kendala dalam belajar. Hasil yang didapat dari penelitian ini antara lain: persoalan dalam memahami pembelajaran karena belum terlalu menguasai membaca dan menulis, kurangnya dukungan dan motivasi untuk belajar, dan kesulitan untuk berkonsentrasi saat pembelajaran berlangsung. Berdasarkan hasil yang didapatkan, penelitian ini memberikan solusi untuk mengatasi hambatan belajar dan meningkatkan prestasi belajar peserta didik, diantaranya: dengan membagi menjadi dua kelompok antara anak yang sudah pandai membaca dan anak yang belum pandai membaca agar guru dapat memberikan perhatian lebih pada anak-anak yang belum menguasai baca tulis, memberikan kesempatan mengulang materi pembelajaran, dan memberi hadiah sebagai motivasi mereka. Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini yaitu kendala belajar dapat diatasi dengan solusi yang tepat. Kolaborasi antara pendidik, orangtua, dan konsultan memiliki peran yang penting untuk membantu dalam mengatasi kendala belajar yang dialami peserta didik dan meningkatkan prestasi belajar mereka.
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas 2 SD Islam Nadindra Fahmiyanti, Eka; Fitriani, Karina; Dini, Mutia; Sudharsono, Muhamad
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.13045

Abstract

Penelitian ini bertujuan guna mengevaluasi bagaimana model pembelajaran kooperatif memengaruhi temuan pembelajaran siswa kelas 2 di SD Islam Nadindra. Pendekatan yang dipilih adalah kuantitatif dengan cara mengumpulkan data melalui observasi, pengisian angket kuesioner, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah 20 siswa yang berada di kelas 2 SD Islam Nadindra. Murid mempunyai pengalam dengan postif pada pengajran koopeartif dalam hal dampaknya terhadap pembelajaran mereka sendiri, karena analisis deskriptif menunjukkan skor rata-rata 2,82 untuk penerapan model dan 2,90 untuk hasil pembelajaran. Sebuah studi regresi linier dasar menghubungkan penerapan model pembelajaran dengan hasil belajar, menghasilkan persamaan Y = 2,335 + 0,841X. Dengan nilai korelasi sebanyak 0,917, kedua variabel tersebut dianggap memiliki korelasi mendalam. Model pembelajaran kooperatif berimplikasi positif dan signifikan pada hasilnya belajar siswa kelas dua di SD Islam Nadindra, yang ditunjukkan dengan nilai koefisien determinasi berjumlah f 0,841, yang melebihi nilai t-tabel sebesar 1,724 dan tingkat signifikansi kurang dari 0,001.
Desain Sistem Pengadaan Bahan Baku Berkelanjutan pada Produk Makanan Fitriani, Karina; Kusrini, Elisa; Soewardi, Hartomo
SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Vol. 5 No. 1 (2026): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, Januari 2026
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/sentri.v5i1.5395

Abstract

This study aims to design a sustainable raw material procurement system for SMEs producing fish based food products, particularly otak-otak processors in Tanjungpinang, in response to declining fish supply and production instability that threaten business continuity. A quantitative descriptive approach was applied through benchmarking and SEM-PLS analysis to identify the most influential economic, social, and environmental factors in shaping the system design, referring to LKPP Regulation No. 157 of 2024. Data were obtained from 40 SMEs using questionnaires, interviews, and field observations. The results show that economic elements such as life cycle costing and production planning remain weak and therefore need to become priority components in the system design. In contrast, social and environmental dimensions perform well, particularly in community involvement, waste management, and eco friendly packaging, making them a strong foundation for developing the system. The analysis also highlights green suppliers and alternative sourcing as critical gaps that require strengthening through supplier evaluation mechanisms, long-term partnerships, and supply diversification. Based on these results, the study formulates a sustainable procurement system that aligns supplier selection, raw material planning, and environmental social compliance into one integrated framework. The design emphasizes clear procurement standards, measurable supplier performance indicators, and structured collaboration within the supply chain to secure raw material availability while minimizing environmental and social risks. This system provides a practical roadmap for SMEs to shift from reactive purchasing to strategic and sustainability-driven procurement, strengthening operational resilience and long term business viability.
PERAN GURU DALAM MENINGKATKAN PARTISIPASI SISWA PADA PEMBELAJARAN IPS KONTEKSTUAL Fitriani, Karina; Shalihah, Nisa Dzakiyya; Wahyuningsih, Yona
Renjana Pendidikan Dasar Vol 6 No 1 (2026): Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di Sekolah Dasar memiliki peran strategis dalam membentuk siswa untuk berpikir kritis, berkarakter sosial, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan serta masyarakat sekitar. Namun, pada pelaksanaannya pembelajaran IPS di Sekolah Dasar masih banyak didominasi dengan metode ceramah dan hafalan, sehingga partisipasi aktif siswa rendah dan proses pembelajaran cenderung kurang bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru dalam meningkatkan partisipasi aktif siswa melalui pembelajaran IPS berbasis potensi daerah dan lingkungan. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menganalisis berbagai sumber ilmiah seperti artikel, jurnal, dan hasil penelitian yang relevan. Hasil menunjukkan bahwa guru berperan sebagai fasilitator , motivator, dan pengarah yang mengaitkan konsep IPS dengan konteks sosial, budaya, dan geografis di lingkungan sekitar siswa. Strategi seperti Teacher-fronted, Facilitator-oriented, dan Learner-oriented efektif dalam meningkatkan keterlibatan, kolaborasi, serta kemampuan berpikir kritis siswa. Kesimpulannya, pembelajaran IPS berbasis potensi daerah dan lingkungan mampu memperkuat karakter sosial, nasionalisme, serta kesadaran ekologis siswa Sekolah Dasar.