Organisasi kepemudaan memiliki peran strategis dalam pembinaan generasi muda dan penguatan partisipasi sosial masyarakat. Namun, banyak organisasi kepemudaan berbasis komunitas menghadapi persoalan rendahnya partisipasi anggota, lemahnya komitmen organisasi, serta kurang efektifnya kepemimpinan. Studi ini bertujuan untuk menganalisis penerapan kepemimpinan keteladanan dalam organisasi kepemudaan melalui studi pengabdian kepada masyarakat pada Karang Taruna ABC, Kota Surabaya. Studi ini menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR), data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Subjek utama studi adalah Ketua Karang Taruna ABC dan Wakil Ketua RW setempat. Hasil studi menunjukkan bahwa sebelum pendampingan, kepemimpinan di Karang Taruna ABC belum efektif dalam menggerakkan pengurus dan menjalankan program kerja secara berkelanjutan. Melalui pendampingan kepemimpinan keteladanan, Ketua Karang Taruna ABC menunjukkan perubahan perilaku kepemimpinan yang ditandai dengan peningkatan keterlibatan langsung, kehadiran konsisten di sekretariat, pendekatan personal kepada pengurus, serta keteladanan dalam kerja nyata. Penerapan kepemimpinan keteladanan tersebut berdampak positif terhadap peningkatan motivasi, partisipasi pengurus, dan revitalisasi program organisasi. Temuan ini menegaskan bahwa kepemimpinan keteladanan merupakan pendekatan yang relevan dan efektif dalam penguatan organisasi kepemudaan berbasis komunitas, khususnya yang bergantung pada partisipasi sukarela anggota.
Copyrights © 2026