Sistem pendingin pada kendaraan memainkan peran yang sangat penting dalam menjaga suhu mesin agar tetap stabil, terutama dalam kondisi kerja berat. Salah satu faktor kunci dalam performa sistem pendingin adalah jenis coolant yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi jenis coolant terhadap temperatur kerja mesin, efektivitas radiator, dan koefisien perpindahan panas pada mobil Nissan X-Trail T30. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen, di mana tiga jenis coolant diuji pada temperatur mesin yang berbeda untuk mengukur kinerja radiator. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji ANOVA untuk mengetahui perbedaan signifikan antara jenis coolant yang diuji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi jenis coolant berpengaruh signifikan terhadap temperatur kerja mesin dan efektivitas radiator. Coolant jenis Top One menunjukkan suhu mesin yang lebih rendah dan efektivitas radiator yang lebih tinggi dibandingkan dengan Mega Coolant dan Jumbo Super. Pemilihan jenis coolant yang tepat memiliki dampak besar pada kinerja sistem pendingin mesin dan harus dipertimbangkan untuk meningkatkan efisiensi dan umur kendaraan.
Copyrights © 2026