Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh kompetensi, pelatihan, dan pengembangan karir terhadap kinerja pegawai dengan kepuasan kerja sebagai variabel intervening. Populasi dalam penelitan ini adalah semua ASN yang ada di Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Kerinci yaitu sebanyak 80 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik atau metode sampling jenuh. Metode sampling jenuh adalah teknik penentuan sampel jika semua anggota populasi digunakan sebagai sampel. Sumber data dalam penelitian ini yaitu data primer yang mencakup data yang diperoleh langsung dari Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Kerinci melalui penyebaran daftar pertanyaan (kuesioner). Metode analisis data menggunakan alat Structural Equation Modeling (SEM) dengan program Partial Least Square (PLS), dengan software SMART-PLS (Partial Least Square) 3.0. Hasil penelitian menunjukan bahwa kompetensi, pelatihan dan pengembangan karir memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja pegawai pada Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Kerinci. Selanjutnya, kompetensi dan pelatihan juga menunjukkan pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Namun, pengembangan karir dan kepuasan kerja meskipun berpengaruh positif, tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap kinerja pegawai. Hasil analisis lebih lanjut menunjukkan bahwa kepuasan kerja tidak mampu memediasi pengaruh kompetensi, pelatihan, maupun pengembangan karir terhadap kinerja pegawai. Dengan demikian, disimpulkan bahwa peningkatan kinerja pegawai lebih banyak dipengaruhi secara langsung oleh kompetensi dan pelatihan, sementara peran kepuasan kerja sebagai variabel intervening dalam hubungan tersebut belum terbukti secara empiris pada objek penelitian ini.
Copyrights © 2026