Penggunaan media sosial, khususnya Instagram, sangat umum di kalangan remaja dan telah dikaitkan dengan berbagai masalah kesehatan mental, termasuk gangguan citra tubuh. Namun, penelitian yang secara khusus mengkaji hubungan antara kecanduan Instagram dengan kecenderungan gangguan dismorfik tubuh pada remaja masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kecanduan Instagram dengan kecenderungan gangguan dismorfik tubuh pada remaja di SMAN 9 Pekanbaru. Penelitian menggunakan desain kuantitatif deskriptif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel terdiri dari 294 remaja usia 15-18 tahun kelas X, XI, dan XII di SMAN 9 Pekanbaru yang dipilih menggunakan teknik proportional stratified random sampling. Instrumen yang digunakan adalah skala kecanduan Instagram dengan koefisien reliabilitas sebesar 0,929 dan skala kecenderungan gangguan dismorfik tubuh dengan koefisien reliabilitas sebesar 0,864. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki tingkat kecanduan Instagram sedang (70,1%) dan tingkat kecenderungan gangguan dismorfik tubuh sedang (63,3%). Uji Chi-square menunjukkan adanya hubungan signifikan antara kecanduan Instagram dengan kecenderungan gangguan dismorfik tubuh dengan p-value < 0,05
Copyrights © 2026