Krisis iklim global dan meningkatnya kerusakan lingkungan menuntut perubahan paradigma pembangunan menuju sistem ekonomi yang lebih berkelanjutan. Salah satu pendekatan yang berkembang adalah ekonomi hijau, yang menekankan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, perlindungan lingkungan, dan kesejahteraan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran transisi energi terbarukan dalam mempercepat implementasi ekonomi hijau serta kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan kajian literatur sistematis melalui analisis berbagai sumber ilmiah seperti jurnal, buku, dan laporan lembaga internasional yang relevan dengan topik penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa transisi dari energi fosil menuju energi terbarukan memiliki potensi besar dalam menciptakan lapangan kerja baru (green jobs), meningkatkan ketahanan energi nasional, serta mendorong pertumbuhan industri pendukung yang berkelanjutan. Selain itu, penerapan ekonomi hijau juga berkontribusi dalam menurunkan emisi gas rumah kaca, meningkatkan efisiensi sumber daya, dan memperbaiki kualitas lingkungan serta kesehatan masyarakat. Namun demikian, implementasi ekonomi hijau masih menghadapi berbagai tantangan, seperti tingginya biaya investasi awal, keterbatasan infrastruktur energi, kerangka regulasi yang belum optimal, serta kesenjangan keterampilan tenaga kerja. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara kebijakan pemerintah, investasi sektor swasta, serta dukungan masyarakat dan akademisi untuk mempercepat transisi energi dan mewujudkan sistem ekonomi yang inklusif, tangguh, dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026