Bisnis laundry tradisional sering menghadapi tantangan mendasar terkait dengan inefisiensi operasional dan kurangnya transparansi layanan yang berasal dari proses manual. Hal ini tidak hanya meningkatkan kepuasan pelanggan, tetapi juga secara signifikan mengurangi kondisi ekonomi modern. Menekankan bahwa pengalaman pengguna yang superior merupakan faktor utama yang memiliki dampak jangka panjang terhadap retensi pelanggan, studi ini bertujuan untuk mengembangkan inovasi antarmuka pengguna (UI) dan pengalaman pengguna (UX) untuk aplikasi mobile Bee Wash Laundry. Studi ini mengadopsi metodologi Design Thinking sebagai pendekatan kerja strategis yang memberikan manfaat bagi pengguna dalam dua cara: Empathize (Empati) untuk memahami kebutuhan pengguna, Define (Definisi) untuk mengidentifikasi masalah, Ideate (Ideasi) untuk menghasilkan solusi, Prototype (Prototipe) untuk memvisualisasikan desain, dan Test (Pengujian) untuk memverifikasinya. Menggunakan Figma, proses perancangan diubah menjadi prototipe interaktif. Hasil utama studi ini adalah prototipe aplikasi beresolusi tinggi yang mengintegrasikan berbagai fungsi, seperti sistem laundry yang andal, pembaruan status laundry secara real-time, dan sistem pembayaran digital yang fleksibel. Desain yang dihasilkan berpotensi meningkatkan efisiensi operasional, meningkatkan kepuasan pelanggan, dan memberikan landasan strategis bagi Bee Wash Laundry untuk beroperasi secara efektif di era digital.
Copyrights © 2026