Permasalahan utama sektor pertanian di Padukuhan Pucung, Kalurahan Pucung, adalah tingginya ketergantungan petani pada pestisida kimia sintetis yang memicu pencemaran lingkungan serta biaya operasional yang mahal. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Kelompok Wanita Tani (KWT) Padukuhan Pucung dalam memproduksi pestisida nabati secara mandiri menggunakan potensi lokal berupa daun sirsak dan daun pepaya. Metode pelaksanaan program mencakup sosialisasi bersama Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dan workshop praktik langsung yang meliputi teknik ekstraksi dengan blender serta proses fermentasi selama satu minggu. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh anggota KWT mampu menguasai teknik pembuatan dan memahami mekanisme kerja senyawa aktif acetogenin serta papain dalam mengendalikan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) secara efektif. Dampak dari program ini adalah terciptanya efisiensi biaya input pertanian sebesar 15-20% serta meningkatnya kesadaran akan pentingnya sistem pertanian berkelanjutan. Simpulan dari kegiatan ini adalah pemberdayaan wanita tani melalui inovasi pestisida organik berbasis tanaman lokal mampu menjadi solusi ekonomis dan ekologis bagi masyarakat agraris.
Copyrights © 2026