Pendidikan di Indonesia terus mengalami perubahan sejalan dengan perkembangan zaman. Sistem pendidikan nasional perlu terus melakukan perubahan yang terencana dan berkelanjutan guna menjamin akses pendidikan yang setara, meningkatkan kualitas, serta memastikan relevansi dan efisiensi manajemen pendidikan dalam mempersiapkan peserta didik untuk menghadapi tantangan perubahan kehidupan di tingkat lokal, nasional, maupun global. Kurikulum Merdeka yang diberlakukan saat ini menekankan kebebasan dalam berpikir dan bertindak selama proses pembelajaran, serta memberikan prioritas pada pendekatan bermain untuk anak usia dini. Salah satu model pembelajaran yang semakin populer dalam Kurikulum Merdeka adalah model pembelajaran area. Model ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan belajar spesifik setiap anak dan menghargai keragaman latar belakang budaya mereka. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti implementasi model pembelajaran daerah dalam Kurikulum Merdeka di TK Yayasan Islam. Fokus utama adalah dampak model ini terhadap motivasi belajar anak dan peran guru dalam penerapannya.
Copyrights © 2026